Kamis, April 16, 2026

Melihat Lebih Dekat Posko Baru Milik Satpol PP Jaksel di Taman Literasi Blok M

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Di tengah ruang terbuka yang ramai dikunjungi warga, tepat di area Taman Literasi Martha Tiahahu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini berdiri sebuah posko yang menarik perhatian.

Posko ini berada di posisi strategis, persis di samping pintu masuk utama Terminal Blok M, Jakarta Selatan.

Bangunan bercat hijau tua itu merupakan Posko Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, posko tersebut belum digunakan secara resmi.

Sebuah prasasti hitam beraksen emas tampak baru dipasang di dinding depan bangunan.

Baca Juga :  Bang Japar Minta THR, Fahira Idris Angkat Bicara

Pada prasasti tertulis nama Drs. Satriadi Gunawan, M.Si, Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta.

Belum terlihat tanda tangan dibubuhkan pada prarasti tersebut, menandakan posko itu belum diresmikan.

Tampak di sekeliling prasasti, terlihat sisa-sisa cat dan alat kerja

Sejumlah pekerja bangunan pun terlihat tengah fokus menyelesaikan pembangunan.

Melihat lebih dekat, bangunan posko ini tampak sederhana namun fungsional sebagai titik siaga dan pengawasan untuk mendukung ketertiban dan kenyamanan pengunjung Taman Literasi.

Baca Juga :  Bina Marga Perketat Rekomtek Izin Inrit Hotel di Pondok Indah Buntut Bongkar Trotoar Sembarangan 

Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti, menyampaikan kehadiran posko di taman merupakan bagian dari upaya meningkatkan respons cepat terhadap dinamika sosial di ruang publik.

“Taman Literasi merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang aktif digunakan masyarakat, dari anak-anak hingga lansia,” ungkap Nanto Dwi Subekti saat dihubungi pada Selasa (15/7/2025).

“Dengan adanya posko, kami ingin memastikan kehadiran Satpol PP lebih dekat, cepat merespons, dan hadir sebagai mitra kenyamanan warga,” tambahnya.

Baca Juga :  Pintu Pagar Kantor Wali Kota Jaksel Dirusak Massa Demo, Akhirnya Minta Bertemu Pejabat

Nanto menyampaikan, setelah diresmikan, petugas akan disiagakan di posko tersebiut.

Mereka akan secara berkala melakukan patroli dan memantau situasi di sekitar taman.

Selain itu, personil juga memberikan edukasi ringan terkait peraturan daerah (perda) maupun ketertiban umum kepada pengunjung taman.

“Kami ingin taman ini tetap kondusif, bebas dari aktivitas yang melanggar aturan seperti merokok di area terbuka, vandalisme, atau aktivitas yang berisiko mengganggu pengunjung lain,” tambahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...