Sabtu, Oktober 3, 2026

Pemkot Jaksel Ubah Konsep May Day Jadi Aksi Nyata untuk Pekerja Rentan

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mengubah konsep peringatan Hari Buruh atau May Day menjadi aksi nyata yang berfokus pada bantuan bagi pekerja rentan dan keluarganya.

Pada May Day 2026, perhatian diprioritaskan memberikan bantuan kepada anak-anak buruh, khususnya mereka yang yatim piatu maupun yang menghadapi kesulitan ekonomi.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murtadho mengatakan, peringatan May Day 2026 secara sederhana dilatarbelakangi rasa keprihatinan atas musibah bencana yang terjadi di sejumlah daerah, seperti Aceh dan Sumatra.

“Ini bentuk keprihatinan kita karena ada saudara-saudara kita yang di Aceh dan Sumatra kemarin mendapatkan musibah atau bencana. Kali ini, konsep kita sangat sederhana dan kita ingin mengubah fokusnya lebih kepada pemanfaatan bagi anak-anak para pekerja yang yatim piatu atau yang memiliki persoalan keuangan,” kata Ali Murtadho, usai menyerahkan santunan dan paket sembako kepada ratusan anak yatim di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga :  Rugikan Negara Rp 1,9 Triliun, Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Kasus Laptop Chromebook Era Mendikbudristek Nadiem Makarim

Ia menjelaskan, Pemkot Jaksel menggandeng berbagai mitra untuk berkolaborasi dalam memberikan bantuan, sehingga peringatan Hari Buruh tidak sekadar seremonial, melainkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami mencoba menggandeng para mitra untuk bisa membantu dan berkolaborasi bagi mereka,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Ali Murtadho, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit yang rutin digelar melalui pertemuan antara unsur pemerintah, perusahaan, dan pekerja.

Baca Juga :  Jelang 100 Hari Kerja Pramono-Rano, Wali Kota Jaktim Serukan Jakarta GEMPAR

“Ini bagian dari program LKS Tripartit. Kami juga melakukannya dalam pertemuan tiga bulanan yang kerap kami lakukan dengan LKS Tripartit,” ucap Ali Murtadho

Dalam forum tersebut, berbagai persoalan ketenagakerjaan yang bersifat mutakhir dibahas bersama, kemudian dirumuskan untuk disampaikan ke tingkat provinsi sebagai bahan pertimbangan kebijakan.

“Hal yang pertama adalah memperhatikan persoalan-persoalan mutakhir yang saat ini muncul, dan itu menjadi pokok bahasan kita. Hasil pemikiran tersebut kemudian kami bawa ke tingkat provinsi untuk menjadi wacana dan bahan kebijakan,” jelas Ali.

Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pemerintah, perusahaan, dan buruh dalam merespons dinamika di lapangan.

Baca Juga :  Pemprov DKI Ajukan Anggaran Belanja Rp 81,58 Triliun di Raperda APBD 2024

“Intinya, kami memberikan sumbangsih pemikiran mengenai apa yang terjadi di lapangan untuk kemudian kami bawa ke atas. Hasil rumusan-rumusan tersebut mudah-mudahan bisa menjadi pertimbangan bagi LKS Tripartit di tingkat provinsi,” tuturnya.

Ali juga berpesan agar para pekerja meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan memanfaatkan program pelatihan yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).

Menurut dia, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu kunci untuk mengatasi berbagai persoalan ketenagakerjaan.

“Maka dari itu, saya mencoba mengajak teman-teman pekerja, termasuk keluarganya, untuk memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Pemprov DKI melalui program-program yang ada di PPKD,” kata Ali.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...