Selasa, Mei 19, 2026

Pengamat Ini Sebut Tragedi Pernikahan Putra KDM di Garut Bisa Masuk Ranah Pidana

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pengamat Kebijakan Publik Sugiyanto Emik angkat suara terkait tragedi yang terjadi dalam pesta pernikahan Maula Akbar, putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), dengan Putri Karlina, Wakil Bupati Garut.

Acara yang digelar di Lapangan Otto Iskandar Dinata itu berubah menjadi malapetaka setelah tiga orang meninggal dunia akibat desakan massa yang tak terkendali.

Sugiyanto menilai peristiwa ini sebagai bentuk kelalaian serius dari pihak penyelenggara yang berpotensi masuk ranah pidana.

Ia menegaskan, keselamatan publik merupakan tanggung jawab mutlak dalam setiap penyelenggaraan acara berskala besar.

Baca Juga :  Tak Hanya Menteri, Penipu Pakai Al Deepfake Ternyata Catut Nama Presiden dan Wapres

“Ini bukan sekadar kecelakaan. Ini adalah kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa, dan itu diatur dalam Pasal 359 KUHP serta Pasal 474 ayat (3) KUHP baru. Penyelenggara tidak bisa berlindung di balik dalih ketidaktahuan atau teknis lapangan,” tegas Sugiyanto dalam keterangannya, Rabu (23/7/2025).

Menurutnya, panitia dan pemilik hajatan, bahkan pejabat yang terlibat harus diperiksa secara hukum karena diduga gagal mengantisipasi potensi kerumunan besar.

Terlebih langtaran adanya hiburan dan makan gratis yang diumumkan secara terbuka kepada publik.

Baca Juga :  Hotman Dorong Razman Ditahan, Ungkap Video Penghinaan Firdaus

“Acara seperti ini tentu memancing kerumunan. Tanpa pengamanan yang cukup, tanpa pengendalian massa, dan tanpa dukungan medis di lokasi, itu jelas kelalaian fatal. Apalagi jika kita lihat video viral, pihak keluarga mengetahui betul soal rencana makan gratis untuk ribuan orang,” katanya.

Sugiyanto juga menyoroti pernyataan Dedi Mulyadi yang disebut tidak mengetahui adanya makan gratis dalam acara tersebut.

Ia menyebut pernyataan itu kontradiktif dengan bukti visual yang beredar di media sosial.

“Kalau dalam video terlihat KDM dan anaknya membahas secara spesifik soal makan gratis, maka pernyataan bahwa dia tidak tahu justru memperkuat dugaan bahwa ada upaya menghindar dari tanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga :  Diperiksa Sebagai Tersangka, Puluhan Advokat Kawal Kamaruddin Simanjuntak ke Bareskrim

Sugiyanto menyampaikan tragedi ini harus menjadi peringatan bagi seluruh pejabat publik agar tidak mengabaikan aspek keselamatan hanya demi pencitraan atau kemewahan acara.

“Ini menyangkut nyawa. Tidak bisa dianggap angin lalu. Tiga orang meninggal dunia — anak-anak, lansia, bahkan anggota polisi. Ini seharusnya jadi pengingat keras bahwa keselamatan publik adalah prioritas, bukan formalitas,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...