Rabu, September 2, 2026

Pertimbangkan Rekam Sejarah, Pramono Resmikan Waduk Batu Licin di Jakarta Timur

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Waduk Batu Licin yang berlokasi di Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (12/1).

Waduk tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pengendalian banjir dan mengurangi risiko genangan di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya.

Pramono mengatakan, waduk yang sebelumnya bernama Waduk Giri Kencana itu kini resmi berganti nama menjadi Waduk Batu Licin dengan mempertimbangkan rekam sejarah kawasan setempat.

“Penamaan Waduk Batu Licin ini mempertimbangkan sejarah kawasan. Kami ingin pembangunan infrastruktur tetap menghormati identitas lokal,” ujar Pramono.

Waduk Batu Licin memiliki luas lahan sekitar 4,5 hektare dengan area tampungan air mencapai 2,7 hektare.

Waduk ini dirancang sebagai salah satu infrastruktur strategis pengendalian banjir di kawasan permukiman padat.

Baca Juga :  Payung Hukum Masih Digodok, 40 Sekolah Swasta di Jakarta Mulai Uji Coba Gratis

Pramono menuturkan, persoalan banjir menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak awal masa kepemimpinannya.

Hingga saat ini, terdapat sembilan waduk yang telah dibangun dan tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.

“Sejak awal menjabat, persoalan banjir menjadi perhatian utama saya. Pembangunan waduk dilakukan secara serius dan terencana untuk mengurangi genangan di permukiman warga,” katanya.

Ia menjelaskan, berdasarkan testimoni warga, kawasan Cilangkap sebelumnya kerap mengalami genangan saat hujan deras.

Namun, dengan kapasitas tampung Waduk Batu Licin sekitar 92.000 meter kubik dan kedalaman enam meter, potensi genangan kini dapat ditekan secara signifikan.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Selatan Anwar Dilantik Lagi, Sebagai Apa?

Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, Waduk Batu Licin juga dikembangkan sebagai ruang publik.

Sejumlah fasilitas disediakan, di antaranya jogging track, lapangan basket, musala, serta area rekreasi bagi warga.

“Selain fungsi teknis, waduk ini juga menjadi ruang publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Saya berharap waduk-waduk lain yang akan diresmikan juga memberikan manfaat serupa,” ujar Pramono.

Lebih lanjut, Pramono menyebutkan bahwa pembangunan waduk merupakan bagian dari strategi jangka menengah pengendalian banjir yang terintegrasi dengan program normalisasi Sungai Ciliwung, Sungai Sunter, dan Kali Krukut.

“Dengan dukungan sistem pompa serta pemantauan curah hujan dan potensi rob secara harian, saat ini jika terjadi genangan, dalam waktu satu hingga satu setengah jam sudah dapat ditangani,” kata dia.

Baca Juga :  Terungkap Tak Berizin, Lapangan Padel di Cilandak Terancam Dibongkar

Pramono menambahkan, sebelum waduk dibangun, kawasan tersebut tidak memiliki area resapan dan tampungan air yang memadai.

Kehadiran Waduk Batu Licin diharapkan dapat berfungsi sebagai daerah tangkapan air baru.

Terkait pengembangan waduk di wilayah lain, Pramono mengungkapkan bahwa saat ini lima waduk di Jakarta Timur telah selesai dibangun, disusul dua waduk di Jakarta Selatan dan dua waduk di Jakarta Barat.

Sementara itu, Pramono juga membuka peluang pemanfaatan waduk sebagai ruang aktivitas publik, termasuk untuk kegiatan memancing.

“Silakan dimanfaatkan, termasuk untuk memancing, dan saya minta digratiskan tanpa pungutan. Namun, masyarakat juga harus ikut menjaga fasilitas publik ini,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...