Selasa, September 1, 2026

Tinggalkan TPU Menteng Pulo, Anita Sambut Hidup Baru di Rusun Jagakarsa

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Suasana haru dan bahagia menyelimuti proses relokasi warga dari Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan, ke Rumah Susun (Rusun) Jagakarsa, pada Selasa (2/12/2025).

Di antara ratusan warga yang mulai menempati hunian baru itu, Anita Wijaya menjadi salah satu yang paling merasakan kelegaan.

Setelah puluhan tahun tinggal di area pemakaman, ia kini akhirnya memiliki tempat tinggal yang layak untuk keluarganya.

“Alhamdulillah saya bersyukur. Makasih banyak untuk semuanya, terutama untuk Pak Gubernur, Pak Wali Kota, dan Bu Lurah Menteng Dalam,” ujar Anita sambil menggendong anak balitanya saat ditemui di Rusun Jagakarsa, Selasa (2/12/2025).

Di Rusun Jagakarsa, Anita dan warga lainnya akan menempati unit tipe 36 yang terdiri atas dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, ruang tamu, dan ruang jemur.

Baca Juga :  Sopir Bajaj Sangkal Dipalak Sebungkus Rokok, Pramono Keukeuh Minta Petugas Dishub Periksa

Baginya, hunian vertikal ini jauh lebih baik dibanding tempat tinggal sebelumnya.

Anita tak henti mengucap syukur. Baginya, kesempatan menempati rusun merupakan jawaban atas kecemasan bertahun-tahun tentang masa depan tempat tinggal keluarganya.

“Kami dapat tempat tinggal yang layak. Tempatnya enak. Alhamdulillah, Pak, kami sudah bersyukur. Kami orang yang tidak mampu, saya juga bingung mau tinggal di mana lagi. Sekali lagi terima kasih. Saya tidak bisa omong apa-apa lagi,” ujar Anita.

“Kalau tidak ada seperti ini, kami bingung mau ke mana. Untuk kesempatan di rumah rusun, saya terima kasih banyak banget,” sambungnya.

Pemindahan warga ke rusun merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan warga yang selama ini tinggal di kawasan pemakaman bisa mendapatkan hunian yang lebih sehat.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Gembleng Para Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa, Untuk Apa?

Pada tahap pertama relokasi ini, sebanyak 105 Kepala Keluarga (KK) dipindahkan, dari total 133 KK yang akan direlokasi hingga 5 Desember.

Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar, yang memantau proses pemindahan menegaskan, kebijakan relokasi bertujuan mengembalikan fungsi TPU sekaligus memberikan tempat tinggal yang layak bagi warga.

“Sebanyak 105 KK warga hari ini kita relokasikan ke Rusun Jagakarsa, dan sisanya kita tunggu sampai tanggal 4 dan 5 Desember. Lokasi ini kan makam dan fungsinya harus dikembalikan ke makam,” ujarnya.

Relokasi warga di TPU Menteng Pulo telah melalui pembahasan panjang selama lebih dari satu bulan dan melibatkan instansi pemerintah, perwakilan warga, hingga Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM.

Baca Juga :  Soroti Macet dan Kegagalan ERP, Gubernur Pramono Diminta Evaluasi Jabatan Kadishub DKI

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh hak warga terpenuhi.

Asiten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan Sayid Ali menegaskan, warga yang menempati rusun akan mendapatkan dukungan lanjutan, termasuk pelatihan peningkatan ekonomi keluarga.

“Warga yang pindah akan kami fasilitasi untuk ikut pelatihan yang bisa meningkatkan perekonomian keluarga di tempat tinggal baru,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya turut memastikan kemudahan perpindahan sekolah bagi anak-anak serta akses terhadap berbagai program perlindungan sosial.

“Kita sudah minta Sudin Pendidikan untuk membantu proses perpindahan sekolah anak-anak, dan Sudin Sosial untuk memastikan akses program perlindungan sosial berjalan baik,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...