Aliansi.co, Jakarta– Dalam upaya menjaga eksistensi pasar tradisional di tengah pesatnya perubahan gaya hidup masyarakat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya terus menggencarkan program revitalisasi dan pembangunan pasar di wilayah DKI Jakarta.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan pasar tradisional yang lebih modern, nyaman, dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern maupun platform perdagangan daring (online).
“Sepanjang periode 2023 hingga 2025, Perumda Pasar Jaya telah menyelesaikan pengecatan eksterior pada 67 pasar, serta melakukan revitalisasi dan pembangunan di 12 pasar yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta,” ujar Manager Hubungan Masyarakat (Humas) Perumda Pasar Jaya, Fahrizal Irfan, dalam keterangannya, Jumat (19/9/2025).
Fahrizal menyebut upaya ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan semata, namun juga mencakup peningkatan berbagai fasilitas pendukung guna menunjang kenyamanan pengunjung dan pedagang.
“Kami melakukan peningkatan fasilitas penunjang, seperti area parkir, sistem drainase, sanitasi, sarana-prasarana umum, hingga penataan kios. Penataan pasar dilakukan agar lebih rapi, higienis, dan representatif,” jelasnya.
Tak hanya itu, untuk menghidupkan kembali aktivitas dan daya tarik pasar, Perumda Pasar Jaya juga menghadirkan berbagai fasilitas olahraga di 19 pasar, di antaranya lapangan futsal, badminton, hingga mini soccer.
“Kami ingin pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang interaksi dan aktivitas sosial masyarakat,” imbuh Fahrizal.
Perumda Pasar Jaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pasar tradisional sebagai pusat ekonomi kerakyatan.
“Kami berupaya menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi rakyat yang modern tanpa kehilangan jati diri. Melalui revitalisasi dan pembangunan, pedagang dan masyarakat dapat menikmati pengalaman berbelanja yang lebih nyaman, bersih, dan aman. Dengan begitu, pasar diharapkan kembali menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tegas Fahrizal.
Beberapa proyek revitalisasi pasar telah selesai dan diresmikan.
Fahrizal menyebut, pada awal tahun 2024, Perumda Pasar Jaya telah meresmikan Pasar Jatirawasari di Jakarta Pusat dan Pasar Cilincing di Jakarta Utara.
Sementara pada tahun 2025, pembangunan dan revitalisasi Pasar Hexagon, Pasar Sumur Batu, Pasar Kalideres, serta Pasar Kombongan juga telah rampung, dengan rencana peresmian Pasar Kombongan yang dijadwalkan berlangsung dalam tahun ini.
Program revitalisasi dan pembangunan pasar ini merupakan bagian dari transformasi menyeluruh untuk menciptakan pasar yang tidak hanya sebagai pusat transaksi jual-beli, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial, penguatan ekonomi lokal, serta lingkungan yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
