Aliansi.co, BEKASI-Polisi langsung menciduk anggota ormas Laskar Merah Putih yang ngamuk di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi gegara tak diberi Tunjangan Hari Raya (THR).
Bahkan, lima anggota ormas berloreng tersebut langsung berseragam warna oranye usai ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Metro Bekasi.
Kelima anggota ormas tersebut, yakni berinisial KH, I, AS, R, dan YM.
“Ini ada lima orang ditetapkan tersangka pasal 335 KUHP dan saat ini sudah kami lakukan proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar kepada wartawan, dikutip Minggu (23/3/2025).
Seno mengatakan, para tersangka terbukti melakukan tindak pidana dengan pasal 335 KUHP tentang pemaksaan dengan kekerasan atau ancaman terhadap orang lain, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 1 tahun.
Sebelumnya, Polres Metro Bekasi mengamankan lima orang anggota ormas Laskar Merah Putih yang viral melakukan aksi anarkis di Kantor Dinkes Bekasi pada Selasa (18/3/2025).
Dalam video yang beredar, aksi anarkis ormas tersebut dinarasikan terkait THR.
Pada video rekaman yang viral, terlihat seorang anggota Laskar Merah Putih melempar sebuah tong sampah berisi dedaunan kering tepat di depan pintu masuk kantor.
Suara benturan tong sampah membuat para pegawai di dalam kantor terkejut dan ketakutan.
Tak berselang lama, anggota ormas lainnya menuangkan isi sampah ke lantai hingga berserakan di depan pintu masuk.
Mereka juga menuangkan air dari sebuah galon minuman ke lantai kantor.
Pada potongan video lainnya, terjadi cekcok mulut antara seorang wanita berseragam dinas berwarna cokelat dan seorang perempuan dari ormas Laskar Merah Putih.
“Jangan bentak-bentak saya, dong,” ujar wanita berseragam ASN.
“Bukannya bentak-bentak, Mbak, enggak tahu siapa saya, hah?” sahut perempuan berompi loreng.
Tampak seorang anggota Laskar Merah Putih juga terlihat berbicara di depan kamera CCTV.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami dari Laskar Merah Putih. Yang lihat dari CCTV pindah ke depan untuk kita ngopi bersama walaupun di bulan puasa,” katanya sambil menjulurkan lidah ekspresi meledek.
