Kamis, Juli 16, 2026

Polisi Lucuti Ratusan Atribut Ormas di Jakarta, Paling Banyak Bendera…

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ratusan atribut organisasi kemasyarakatan (Ormas) dilucuti petugas dari wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

Penertiban atribut berupa bendera dan spanduk ormas ini digelar secara serentak dalam operasi Berantas Jaya 2025.

“Kami melakukan penurunan 10 atribut yang terpasang di sejumlah lokasi yang ada di Cilincing,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri kepada wartawan, Minggu (11/5/2025).

Adapun atribut paling banyak ditertibkan petugas yakni bendera.

Sebanyak 7 bendera milik ormas Front Betawi Rempug (FBR) diturunkan dari sejumlah lokasi di wilayah Cilincing, Jakarta Utara.

Dengan rincian, dua bendera di Jalan Rorotan II, empat bendera di Jalan Tipar, Cakung, dan satu bendera di Jalan Bakti Cilincing.

Baca Juga :  Sederet Pelanggaran Berat di TPST Bantargebang yang Bikin Mantan Kadis LH DKI Tersangka

Selain FBR, atribut milik ormas lain seperti GRIB Jaya dan Forkabi turut ditertibkan.

Sebuah bendera panjang GRIB Jaya yang terpasang di Jalan Cendrawasih, Sukapura, serta dua bendera Forkabi dari Gang H Pitang, juga diturunkan.

Bobi menyatakan, penertiban ini sebagai upaya kepolisian untuk menjaga situasi wilayah tetap tertib dan aman dari potensi gangguan yang bisa timbul akibat pemasangan atribut ormas di ruang publik tanpa izin.

“Proses penertiban berjalan lancar dan kondusif. Kami mengapresiasi kerja sama masyarakat yang mendukung kegiatan ini,” kata Bobi.

Baca Juga :  Pramono Resmi Lantik Ika Agustin sebagai Kepala Dinas SDA Jakarta

Sedangkan di wilayah Jakarta Pusat, sebanyak 109 atribut berupa bendera dan dua spanduk ormas dilucuti oleh petugas kepolisian.

Penurunan atribut ormas ini dilakukan serentak di delapan wilayah Polsek jajaran Polres Metro Jakarta Pusat.

“Penurunan atribut ormas ini bagian dari penegakan aturan untuk menjaga ketertiban umum. Tidak boleh ada simbol kelompok yang menguasai ruang publik seenaknya,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, melalui keterangan resmi, Sabtu (10/5/2025)

Kecamatan Sawah Besar menjadi wilayah dengan penurunan atribut terbanyak, yaitu 32 bendera dari berbagai ormas seperti FBR dan Pemuda Pancasila (PP).

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Jaksel Lepas Atlet Pelajar ke Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Provinsi DKI

Diketahui, Polda Metro Jaya menggelar Operasi “Berantas Jaya-2025”, dengan menggandeng TNI dan Pemprov Jakarta untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto memimpin langsung apel gelar pasukan operasi premanisme di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat, pada Jumat (9/5/2025).

Ia menyebut, sebanyak 999 personel gabungan diturunkan dalam operasi premanisme yang dilaksanakan selama 15 hari ke depan.

“Operasi ini melibatkan 306 personel TNI dari Angkatan Darat, Laut, dan Udara, 663 dari Polri, dan 30 personel Pemerintah Provinsi Jakarta,” ujar Karyoto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...