Selasa, Agustus 18, 2026

Polisi Tangkap 9 Pelaku Penyerangan Rumah Ibadah di Padang, Wakapolda: Penyelidikan Masih Berjalan

WIB

Aliansi.co, Sumbar- Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) bergerak cepat menyusul insiden penyerangan terhadap rumah doa milik Jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Anugerah yang terjadi di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Hingga Senin (28/7), polisi telah mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut.

“Dari kejadian ini sudah kami amankan sembilan orang yang terekam dalam video yang beredar. Tidak tertutup kemungkinan jumlah pelaku akan bertambah, karena proses penyelidikan masih terus berjalan,” ungkap Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, dikutip Selasa (29/7/2025).

Baca Juga :  Sempat Viral, Kasus Anak Kecil yang Kritik Pemkot Jambi Berakhir Damai

Solihin menegaskan proses hukum akan diberlakukan kepada seluruh pelaku tanpa pandang bulu.

Menurutnya, tindakan tegas diperlukan untuk menjaga ketertiban serta mencegah kejadian serupa terulang.

“Di Sumbar tidak ada yang boleh bertindak semena-mena. Semua harus sesuai koridor hukum,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

Solihin memastikan seluruh proses penyelidikan dan penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan.

Baca Juga :  Geger Jeruk Bali Bergambar Wali Songo di Jepara, Sudah Ditawar Rp 1 Miliar

“Jangan masyarakat gegabah, jangan masyarakat bertindak anarkis, semua ada hukum. Jadi siapa yang berbuat tentunya akan bertanggung jawab,” kata Solihin.

Ia juga mengingatkan pentingnya penyelesaian masalah melalui jalur hukum dan dialog, bukan kekerasan.

“Kita adalah negara hukum, tentunya semua ada aturan hukum. Tidak bisa kita bertindak anarkis atau kemauan sendiri. Semua bisa dibicarakan, bisa dikomunikasikan,” imbuhnya.
Rekaman Video Viral, Anak-Anak Jadi Korban

Penyerangan terhadap rumah ibadah GKSI Anugerah terjadi pada Minggu sore (27/7), saat jemaat tengah melangsungkan ibadah.

Baca Juga :  Kepala Desa Ungkap Sosok Dokter Wayan yang Viral Praktek di Tempat Sampah

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat sekelompok warga membawa balok kayu dan merusak bangunan serta fasilitas rumah doa.

Suasana mencekam terlihat jelas, dengan terdengar tangisan anak-anak dan kepanikan jemaat yang sedang berdoa.

Akibat insiden tersebut, dua anak dilaporkan mengalami luka dan trauma.

Peristiwa ini memicu kecaman luas dari berbagai pihak yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk intoleransi yang tak dapat dibenarkan dalam negara hukum.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...