Sabtu, Oktober 3, 2026

Pramono Koordinasi dengan Foke, Revitalisasi Museum MH Thamrin Guyur Rp 15 Miliar

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkoordinasi dengan Ketua Umum Bamus Betawi Fauzi Bowo atau Foke terkait rencana revitalisasi Museum Mohammad Hoesni (MH) Thamrin di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

Untuk proyek tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengguyur anggaran sebesar Rp 15 miliar.

“Saya sudah memutuskan untuk Museum Hoesni Thamrin akan kita revitalisasi. Biayanya Rp 15 miliar. Saya ingin museum ini menjadi destinasi unggulan Jakarta, terutama bagi para pelajar, selain Monas, Ancol, dan Taman Mini,” ujar Pramono saat menghadiri silaturahmi dan berbuka puasa bersama Majelis Kaum Betawi (MKB) di Masjid Jami Tangkuban Perahu, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Instruksikan Jajarannya Siaga di Lokasi Rawan Bencana

Museum tersebut didedikasikan untuk mengenang perjuangan tokoh Betawi Mohammad Hoesni Thamrin.

Pramono menilai, museum itu perlu ditata ulang agar lebih representatif sebagai pusat edukasi sejarah Betawi sekaligus menarik minat generasi muda.

Menurut dia, penguatan identitas Betawi harus diwujudkan secara konkret dalam kebijakan pemerintahan, bukan sekadar simbolik.

Salah satu bentuknya adalah menghadirkan nuansa budaya Betawi dalam kegiatan resmi di Balai Kota.

“Di Balai Kota, seluruh kegiatan resmi, termasuk pelantikan, menggunakan busana adat Betawi. Ini bentuk penghormatan dan penguatan identitas Jakarta,” katanya.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Tinjau Lokasi Kebakaran di Grogol Utara, Kerahkan Ratusan Petugas Bersihkan Puing

Selain revitalisasi museum, Pemprov DKI juga menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat tradisi Betawi.

Di antaranya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) secara berjenjang mulai dari tingkat RT/RW hingga provinsi, serta pelaksanaan Haul Ulama Betawi dalam rangkaian peringatan HUT DKI Jakarta di Monas.

Pemprov juga akan menata pertunjukan ondel-ondel agar tidak lagi tampil di pinggir jalan, melainkan di panggung resmi dan lebih layak.

“Betawi sebagai akar budayanya. Maka peran Majelis Kaum Betawi sangat strategis dalam menjaga warisan nilai seiring transformasi Jakarta sebagai kota global yang tetap berpijak pada fondasi budaya dan moral yang kokoh,” ucap Pramono.

Baca Juga :  PPSU Pejaten Timur Nikmati Layanan Gunting Rambut Gratis, Lurah: Biar Makin Ganteng

Ia berharap Majelis Kaum Betawi terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga moralitas sosial dan membina generasi muda agar tetap berakar pada nilai-nilai Betawi.

“Sebagai gubernur, harapan dan doa saya, semoga Majelis Kaum Betawi ini menjadi budaya yang rukun dan berperan signifikan bagi kemajuan kaum Betawi. Saya ingin tradisi Betawi ini bisa dipanggungkan ke panggung-panggung dunia,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...