Selasa, Juni 9, 2026

Pramono Terkejut Job Fest Jakarta Diserbu Pencari Kerja dari Luar Daerah

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan keterkejutannya atas tingginya jumlah pencari kerja dari luar Jakarta yang hadir dalam gelaran Jakarta Job Festival (Job Fest) Gelombang 3 di Plaza Bendera, Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, pada Selasa (19/8/2025).

“Yang mengejutkan bagi saya pribadi adalah jumlah pencari kerja dari luar Jakarta ternyata cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa persoalan ketenagakerjaan bukan hanya dialami di Jakarta, tetapi juga di daerah lain yang berharap warganya bisa bekerja di Ibu Kota,” ujar Pramono saat memberikan sambutan pembukaan acara.

Kegiatan Job Fest ini akan berlangsung selama dua hari hingga Rabu (20/8), dan melibatkan 37 perusahaan dengan menyediakan ribuan lowongan pekerjaan bagi masyarakat.

Pramono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans dan Energi) dalam mengatasi masalah pengangguran.

Baca Juga :  Gembong PDI-P Meninggal, Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Hari Ini

Hingga saat ini, Pemprov DKI telah menggelar 13 kali Job Fest dari total 21 yang direncanakan sepanjang tahun 2025.

Dari kegiatan tersebut, telah melibatkan 458 perusahaan dan berhasil menyerap 1.450 tenaga kerja atau sekitar 38,39 persen dari total 3.700 pendaftar.

“Tentunya saya secara pribadi mengharapkan betul bahwa lowongan kerja yang jumlahnya lebih dari dua ribu ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Pramono, yang hadir bersama Kepala Disnakertrans dan Energi, Syaripudin, serta Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.

Selain itu, Pramono memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan II-2025 mencapai 5,18 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Gandeng Ormas dalam Aktivasi HBKB Rasuna Said

Dengan capaian ini, Jakarta memberikan kontribusi sekitar 16,61 persen terhadap perekonomian nasional.

“Artinya, Jakarta harus terus menjadi motor penggerak ekonomi dan juga penyedia lapangan kerja. Kami di Pemprov DKI berkomitmen untuk terus membuka lebih banyak peluang kerja, baik melalui event seperti ini maupun pelatihan-pelatihan kerja lainnya,” imbuhnya.

Pramono juga mengingatkan pentingnya transparansi dalam proses perekrutan kerja dan meminta semua pihak untuk memastikan akses yang adil bagi semua pencari kerja.

“Momentum yang baik ini harus kita jaga. Maka saya minta agar proses rekrutmen seperti job fair ini dibuat transparan, terbuka, dan memberi kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin bekerja,” kata Pramono.

Baca Juga :  Kominfotik Jakarta Selatan Kenalkan Media Terdaftar Lewat Program Berkawan

“Jangan sampai terjadi seperti di beberapa daerah, di mana lowongan terbatas tetapi pelamarnya mencapai ribuan bahkan puluhan ribu, hingga ada yang pingsan. Saya nggak ingin hal itu terjadi di Jakarta,” sambungnya.

Tak hanya fokus pada pasar kerja lokal, Pramono juga menyoroti tingginya permintaan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri, seperti Jepang, Korea, dan Australia.

Namun, ia menilai kemampuan bahasa asing masih menjadi kendala utama.

“Saya minta Dinas Tenaga Kerja membentuk Mobile Training Unit (MTU) atau mobil pelatihan yang bisa menjangkau hingga tingkat kelurahan, khusus untuk pelatihan bahasa asing. Ini penting agar tenaga kerja kita bisa bersaing secara global,” jelasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...