Sabtu, Oktober 17, 2026

Satgas Antimafia Bola Tangkap Aktor Pengatur Skor Liga 2, Sosoknya Disebut Terkenal

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Satgas Antimafia Bola Polri menangkap aktor intelektual pengaturan skor atau match fixing di pertandingan sepak bola Liga 2.

Satgas menyebut sosok dan nama tersangka cukup terkenal di dunia sepak bola tanah air.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan aktor intelektual pengaturan skor yang ditangkap merupakan penyuap wasit Liga 2 periode tahun 2018.

“Ada salah satu aktor intelektual pengaturan skor yang mungkin namanya cukup malang melintang di dunia persepakbolaan dengan inisial VW,” kata Listyo dalam konferensi pers di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2023).

Baca Juga :  Duel Persija Jakarta versus PSS Sleman Cetak Rekor Jumlah Penonton Terbanyak Liga 1 2023

Listyo mengatakan peran VW sudah terlacak melakukan praktik mafia bola sejak 2008.

Saat ini VW telah ditetapkan tersangka bersama tujuh orang lainnya yang meliputi empat wasit, satu asisten manajer klub, dan satu kurir yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Ini sudah dikenal dari tahun 2008 dan diproses hukum, alhamdulilah ini berhasil kita ungkap,” ujarnya.

Baca Juga :  Timnas Sikat Thailand 5-2, Erick Thohir: Terimakasih Para Pejuang Bernyali

Pada kesempatan yang sama, Wakabareskrim Polri selaku Kepala Satgas Antimafia Bola, Irjen Asep Edi Suheri menjelaskan dalam kasus ini VW diduga terlibat pengaturan skor dengan menggelontorkan uang Rp1 miliar untuk menyuap wasit pertandingan.

“Kami sampaikan bahwa pihak klub mengaku telah mengeluarkan uang sebanyak kurang lebih Rp1 miliar (kepada VW) untuk melobi para wasit di sejumlah pertandingan,” kata Asep.

Baca Juga :  Demi Tim Garuda, Sebelum Semifinal SEA Games 2023 Erick Thohir Jalani Acara Ini

Namun, Asep tidak menyebutkan nama klub sepak bola yang menyerahkan uang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan 17 saksi, terkuak uang suap itu mengalir ke empat tersangka wasit inisial K, RP, AS, dan R, satu orang asisten manajer club inisial DRN dan pelobi VW.

“Satu orang LO wasit inisial KM dan seorang kurir berstatus DPO berinisial GAS dan sampai saat ini kami masih melakukan pengejaran,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...