Aliansi.co,Jakarta – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan menindaklanjuti keluhan warga terkait keberadaan konstruksi reklame di Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Keberadaan reklame salah satu merek mobil mewah tersebut dikeluhkan karena berdiri di sisi trotoar dan dinilai menghambat ruang pejalan kaki.
Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti mengatakan, pihaknya telah mengecek langsung lokasi reklame yang dikeluhkan warga.
Selanjutnya, Satpol PP Jakarta Selatan berkoordinasi dengan Satpol PP Provinsi DKI Jakarta untuk menindaklanjuti keberadaan reklame tersebut.
“Kami sudah cek ke lapangan. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan provinsi untuk reklame ini. Akan resmi diberikan surat pemanggilan,” kata Nanto kepada wartawan, Jumat (25/9/2026).
Menurut Nanto, keberadaan reklame tersebut bukan kali pertama menjadi perhatian Satpol PP.
Beberapa bulan sebelumnya, laporan terkait reklame itu juga sempat disampaikan melalui kanal Cepat Respons Masyarakat (CRM).
Satpol PP kemudian membuat berita acara dan memberikan imbauan kepada pihak terkait agar menindaklanjuti keberadaan reklame tersebut.
“Beberapa bulan lalu memang sempat masuk ke CRM, dibuatkan BA CRM dan diimbau. Tim (Satpol PP) Kota dan tingkat Kecamatan pun sudah pernah datang untuk melakukan pengimbauan,” ujar Nanto.
Kini, penanganan kembali dilakukan setelah adanya aduan warga. Satpol PP Jakarta Selatan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk menyampaikan surat resmi kepada pihak terkait.
“Jadi untuk tindaklanjut ini akan langsung diberikan surat resmi oleh provinsi,” kata Nanto.
Berdasarkan foto yang dilaporkan warga, papan reklame tersebut terlihat berdiri di sisi trotoar Jalan Senopati.
Papan reklame ditopang struktur tiang logam vertikal berwarna abu-abu yang menyangga sejumlah panel berbentuk persegi panjang.
Panel paling atas menampilkan logo MINI berwarna hitam dengan latar putih.
Di bawahnya terdapat panel putih yang tampak polos, kemudian panel lain yang memuat tulisan “Plaza Auto”.
Papan tersebut berada di samping jalur pejalan kaki yang dilengkapi guidance block atau ubin pemandu berwarna kuning dan bertekstur untuk membantu penyandang tunanetra.
Di sekitar lokasi terdapat jalur kendaraan dan sejumlah bangunan komersial dengan desain modern.
