Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Mohamad Anwar, secara resmi membuka Grand Final Duta Generasi Berencana (Genre) 2025 di Gedung Teater Pertunjukan Bulungan, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dalam acara yang digelar oleh Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan ini, Anwar mendorong generasi muda menjadi agen perubahan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Anwar menyampaikan bahwa program Duta Genre merupakan langkah strategis dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi unggul, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui kegiatan seperti ini, remaja bisa menyalurkan energi mereka untuk hal-hal positif. Menjadi Duta Genre bukan hanya soal kompetisi, tapi tentang menjadi contoh dan pelopor perubahan di lingkungan masing-masing,” kata Anwar, Jumat (11/7/2025).
Ia juga menekankan pentingnya peran remaja dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan menjauhkan diri dari perilaku menyimpang seperti tawuran dan pergaulan bebas.
“Saya ingin para Duta Genre ini menjadi duta-duta harapan. Anak muda harus menjadi agen perubahan, bukan bagian dari masalah. Pemerintah kota mendukung penuh kegiatan yang mampu membentuk karakter dan masa depan remaja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anwar memberikan motivasi khusus kepada para finalis yang akan mewakili Jakarta Selatan ke tingkat provinsi agar terus mengasah kemampuan dan membawa nama baik wilayahnya.
“Jangan cepat puas. Terus belajar, terus tumbuh. Kalian bukan hanya mewakili sekolah atau kecamatan, tapi Jakarta Selatan. Buktikan bahwa anak muda kita mampu bersaing dan berkontribusi untuk bangsa,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Selatan Darwoto, menyampaikan sebanyak 30 peserta telah lolos seleksi dan siap menjadi agen perubahan melalui program Genre.
“Mereka telah melalui proses pembekalan dan seleksi yang ketat. Selanjutnya, pemenang akan dilatih lagi untuk menghadapi tantangan di tingkat provinsi dan nasional,” ujar Darwoto.
