Kamis, Juli 16, 2026

Satpol PP Terjunkan Personil Atasi Kemacetan Imbas Proyek Galian Pipa di Jalan TB Simatupang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengerahkan personel gabungan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di sepanjang proyek galian pipa PAM Jaya di Jalan TB Simatupang, khususnya di wilayah Cilandak dan Pasar Minggu.

Langkah ini diambil menyusul terjadinya kepadatan arus lalu lintas akibat penutupan sebagian badan jalan yang terdampak proyek infrastruktur tersebut.

Personil Satpol PP juga diterjunkan untuk menjaga ketertiban umum di sekitar lokasi proyek.

Baca Juga :  Kloud Sky Dining & Lounge Ditutup Permanen, 56 Karyawan Bingung Cari Pekerjaan Pengganti

Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti menjelaskan, petugas diterjunkan dalam dua shift setiap harinya untuk mengatur lalu lintas di sekitar proyek.

“Untuk pengaturan lalu lintas di Jalan TB Simatupang kita bagi dua shift, pagi dari jam 06.00 sampai 10.00 WIB, dan sore jam 16.00 sampai malam,” ujar Nanto saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, pada Jumat (22/8/2025).

Baca Juga :  Satpol PP Seret 330 Pelanggar Tibum ke Pengadilan, Setor Negara Rp120 Juta

Dalam setiap shift, lanjut Nanto, sebanyak enam anggota Satpol PP ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan.

“Selain mengatasi kemacetan, plotingan anggota Satpol ini juga untuk menjaga dari pelanggaran ketertiban umum di sekitar proyek, seperti pengatur lalu lintas liar atau yang dikenal dengan sebutan pak ogah,” ujarnya.

Adapun titik-titik yang menjadi fokus penjagaan meliputi simpang Trakindo, kawasan Cibis Park, SPBU Pertamina TB Simatupang, serta area sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Talavera.

Baca Juga :  Siapkan Personil Khusus Pengamanan KTT ASEAN, Begini Arahan Kepala Satpol PP DKI kepada Anggotanya

Selain itu, petugas juga disiagakan di simpang Jalan Intan dan Jalan Intan Sedayu, simpang Fatmawati, serta putaran Jalan Antasari.

“Penempatan titik plotingan ini dalam rangka pengamanan sekaligus mengantisipasi pelanggaran ketertiban umum (trantibum),” pungkas Nanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...