Sabtu, Oktober 17, 2026

Satpol PP Terjunkan Personil Atasi Kemacetan Imbas Proyek Galian Pipa di Jalan TB Simatupang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengerahkan personel gabungan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di sepanjang proyek galian pipa PAM Jaya di Jalan TB Simatupang, khususnya di wilayah Cilandak dan Pasar Minggu.

Langkah ini diambil menyusul terjadinya kepadatan arus lalu lintas akibat penutupan sebagian badan jalan yang terdampak proyek infrastruktur tersebut.

Personil Satpol PP juga diterjunkan untuk menjaga ketertiban umum di sekitar lokasi proyek.

Baca Juga :  Satpol PP Jaksel Tertibkan 56.863 APK Pemilu, Paling Banyak Bendera Parpol

Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti menjelaskan, petugas diterjunkan dalam dua shift setiap harinya untuk mengatur lalu lintas di sekitar proyek.

“Untuk pengaturan lalu lintas di Jalan TB Simatupang kita bagi dua shift, pagi dari jam 06.00 sampai 10.00 WIB, dan sore jam 16.00 sampai malam,” ujar Nanto saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, pada Jumat (22/8/2025).

Baca Juga :  Waspadai Kualitas Penurunan Udara, Pemprov DKI Perketat Penerapan Uji Emisi Kendaraan

Dalam setiap shift, lanjut Nanto, sebanyak enam anggota Satpol PP ditempatkan di titik-titik rawan kemacetan.

“Selain mengatasi kemacetan, plotingan anggota Satpol ini juga untuk menjaga dari pelanggaran ketertiban umum di sekitar proyek, seperti pengatur lalu lintas liar atau yang dikenal dengan sebutan pak ogah,” ujarnya.

Adapun titik-titik yang menjadi fokus penjagaan meliputi simpang Trakindo, kawasan Cibis Park, SPBU Pertamina TB Simatupang, serta area sekitar Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Talavera.

Baca Juga :  Respons Usulan Reses DPRD, Sudin SDA Jaksel Perkuat Infrastruktur Drainase di Jagakarsa

Selain itu, petugas juga disiagakan di simpang Jalan Intan dan Jalan Intan Sedayu, simpang Fatmawati, serta putaran Jalan Antasari.

“Penempatan titik plotingan ini dalam rangka pengamanan sekaligus mengantisipasi pelanggaran ketertiban umum (trantibum),” pungkas Nanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...