Selasa, September 1, 2026

Sentra Fauna Lenteng Agung Siap Digunakan, Pedagang Barito Direlokasi Oktober 2025

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan M. Anwar memastikan pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, segera rampung dan siap digunakan dalam dua pekan ke depan.

Dengan demikian, para pedagang hewan dari kawasan Barito akan mulai direlokasi ke lokasi baru tersebut pada Oktober 2025 mendatang.

“Tahap persiapan Insyaallah dua minggu lagi sudah siap. Selanjutnya akan dilakukan sosialisasi relokasi, karena menurut Sudin PPKUKM ada 98 pedagang yang sudah masuk terdata,” ujar Anwar saat meninjau pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung, Selasa (30/9).

Baca Juga :  Momen Pejabat Pemkot Jaksel Tampil Mesra di Peringatan Hari Ibu dan HUT DWP

Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Yuke Yurike, Anggota DPRD Komisi B Wa Ode Herlina, Anggota DPRD Komisi E Chica Koeswoyo, Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, Wakil Walikota Jakarta Selatan Ali Murthado, serta sejumlah pejabat terkait.

Anwar menekankan pentingnya proses kurasi sebelum relokasi dilakukan.

Hal ini untuk memastikan para pedagang yang menempati kios benar-benar berasal dari kawasan Barito serta memiliki identitas warga DKI Jakarta.

Baca Juga :  Ternyata Begini yang Dirasakan Wali Kota Jaksel usai Naik Angkutan Umum Menuju Kantor

“Kurasi pedagang, pastikan pedagang yang masuk sini itu pedagang kita, pedagang dari Barito dan KTP DKI. Jangan sampai nanti ada duplikasi, satu orang punya kios empat atau lima seperti yang lalu,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, publikasi dan sosialisasi akan terus digencarkan agar Sentra Fauna Lenteng Agung semakin dikenal masyarakat dan menjadi pusat perdagangan fauna yang tertata.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya dan Puluhan Ormas Deklarasi Jaga Jakarta, Ada GRIB hingga Kembang Latar

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menyampaikan harapannya agar proses kurasi dilakukan secara terbuka dan adil.

Ia juga menyoroti pentingnya penataan kios serta ketersediaan fasilitas pendukung di lokasi baru.

“Kios yang disiapkan juga harus dipastikan rapi dan fasilitas pendukungnya tersedia lengkap seperti toilet, musala dan lainnya. Harapan kami semua bisa nyaman di sini. Warga pun saya lihat sangat mendukung dan antusias. Tinggal nantinya lebih ditingkatkan hal-hal pendukung lainnya,” tandas Yuke.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...