Sabtu, Oktober 17, 2026

Sentra Fauna Lenteng Agung Siap Digunakan, Pedagang Barito Direlokasi Oktober 2025

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan M. Anwar memastikan pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, segera rampung dan siap digunakan dalam dua pekan ke depan.

Dengan demikian, para pedagang hewan dari kawasan Barito akan mulai direlokasi ke lokasi baru tersebut pada Oktober 2025 mendatang.

“Tahap persiapan Insyaallah dua minggu lagi sudah siap. Selanjutnya akan dilakukan sosialisasi relokasi, karena menurut Sudin PPKUKM ada 98 pedagang yang sudah masuk terdata,” ujar Anwar saat meninjau pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung, Selasa (30/9).

Baca Juga :  Taman Trotoar Gunawarman yang Dicor Kini Dikembalikan, Ditanami Bunga Lagi

Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Yuke Yurike, Anggota DPRD Komisi B Wa Ode Herlina, Anggota DPRD Komisi E Chica Koeswoyo, Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, Wakil Walikota Jakarta Selatan Ali Murthado, serta sejumlah pejabat terkait.

Anwar menekankan pentingnya proses kurasi sebelum relokasi dilakukan.

Hal ini untuk memastikan para pedagang yang menempati kios benar-benar berasal dari kawasan Barito serta memiliki identitas warga DKI Jakarta.

Baca Juga :  Kenang Semangat Rapat Raksasa Ikada, Pemkot Jaksel Ajak ASN Perkuat Pengabdian

“Kurasi pedagang, pastikan pedagang yang masuk sini itu pedagang kita, pedagang dari Barito dan KTP DKI. Jangan sampai nanti ada duplikasi, satu orang punya kios empat atau lima seperti yang lalu,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, publikasi dan sosialisasi akan terus digencarkan agar Sentra Fauna Lenteng Agung semakin dikenal masyarakat dan menjadi pusat perdagangan fauna yang tertata.

Baca Juga :  DPRD Heran Tersangka OTT KPK Kembali Lagi Menjabat Lurah di Jakarta

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menyampaikan harapannya agar proses kurasi dilakukan secara terbuka dan adil.

Ia juga menyoroti pentingnya penataan kios serta ketersediaan fasilitas pendukung di lokasi baru.

“Kios yang disiapkan juga harus dipastikan rapi dan fasilitas pendukungnya tersedia lengkap seperti toilet, musala dan lainnya. Harapan kami semua bisa nyaman di sini. Warga pun saya lihat sangat mendukung dan antusias. Tinggal nantinya lebih ditingkatkan hal-hal pendukung lainnya,” tandas Yuke.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...