Kamis, April 16, 2026

Sentra Fauna Lenteng Agung Siap Digunakan, Pedagang Barito Direlokasi Oktober 2025

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan M. Anwar memastikan pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, segera rampung dan siap digunakan dalam dua pekan ke depan.

Dengan demikian, para pedagang hewan dari kawasan Barito akan mulai direlokasi ke lokasi baru tersebut pada Oktober 2025 mendatang.

“Tahap persiapan Insyaallah dua minggu lagi sudah siap. Selanjutnya akan dilakukan sosialisasi relokasi, karena menurut Sudin PPKUKM ada 98 pedagang yang sudah masuk terdata,” ujar Anwar saat meninjau pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung, Selasa (30/9).

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Dorong Distribusi Kebutuhan Warga Terdampak Banjir

Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Yuke Yurike, Anggota DPRD Komisi B Wa Ode Herlina, Anggota DPRD Komisi E Chica Koeswoyo, Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, Wakil Walikota Jakarta Selatan Ali Murthado, serta sejumlah pejabat terkait.

Anwar menekankan pentingnya proses kurasi sebelum relokasi dilakukan.

Hal ini untuk memastikan para pedagang yang menempati kios benar-benar berasal dari kawasan Barito serta memiliki identitas warga DKI Jakarta.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Resmikan Jembatan Antar Kampung: Saya Beri Nama JAK Pulpen

“Kurasi pedagang, pastikan pedagang yang masuk sini itu pedagang kita, pedagang dari Barito dan KTP DKI. Jangan sampai nanti ada duplikasi, satu orang punya kios empat atau lima seperti yang lalu,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, publikasi dan sosialisasi akan terus digencarkan agar Sentra Fauna Lenteng Agung semakin dikenal masyarakat dan menjadi pusat perdagangan fauna yang tertata.

Baca Juga :  Adik Perempuan Bahar Smith Dicabuli di Pamulang, Polisi Turun Tangan

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menyampaikan harapannya agar proses kurasi dilakukan secara terbuka dan adil.

Ia juga menyoroti pentingnya penataan kios serta ketersediaan fasilitas pendukung di lokasi baru.

“Kios yang disiapkan juga harus dipastikan rapi dan fasilitas pendukungnya tersedia lengkap seperti toilet, musala dan lainnya. Harapan kami semua bisa nyaman di sini. Warga pun saya lihat sangat mendukung dan antusias. Tinggal nantinya lebih ditingkatkan hal-hal pendukung lainnya,” tandas Yuke.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...