Rabu, Mei 20, 2026

Satpol PP Operasi Ramadan di Kebayoran Lama, 165 Botol Miras Ilegal Disita

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar operasi penertiban minuman keras (miras) di wilayah Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dalam operasi bulan Ramadan bersama tim gabungan TNI-Polri, petugas berhasil menyita 165 botol miras ilegal berbagai jenis.

Kasatpol PP Kecamatan Kebayoran Lama, Dian Citra mengatakan, ratusan botol miras diamankan dari Jalan Kebayoran Lama Raya, Jalan Dukuh, dan Jalan Ciputat Raya.

“Miras yang kami amankan merupakan minuman beralkohol tanpa izin edar,” kata Citra dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga :  Kantor Kecamatan Kebayoran Baru Mulai Dibangun, Wali Kota Jaksel Letakkan Batu Pertama

Citra menjelaskan, ratusan botol miras yang disita terdiri dari berbagai jenis, mulai dari anggur, vodka, hingga whisky.

Miras itu dijual secara eceran oleh tiga pelaku yang berkedok warung kelontong dan pedagang jamu.

“Sebelumnya kami pantau terlebih dahulu. Setelah pengecekan, ternyata bulan Ramadan ini masih ada yang nekat menjual minuman beralkohol berkedok jualan jamu,” ujar Citra.

Tidak hanya melakukan penyitaan, lanjut Citra, pihaknya juga memberikan teguran, sanksi tertulis, serta mendata para pelaku melalui berita acara pemeriksaan.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Siapkan Kendaraan untuk Relokasi Pedagang Jalan Barito ke Lenteng Agung

Selanjutnya, ratusan botol minuman keras yang disita langsung dibawa ke gudang Satpol PP Jakarta Selatan sebagai barang bukti penyitaan.

“Seluruh barang bukti dalam berita acara kami amankan di gudang untuk tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Langkah ini, menurut Citra, dilakukan untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum sekaligus mengantisipasi peredaran minuman beralkohol selama bulan suci Ramadan.

“Tujuan kami, selain menertibkan, juga untuk memberikan efek jera kepada pedagang agar tidak menjual minuman beralkohol secara ilegal, terlebih selama bulan suci Ramadan,” tambahnya.

Baca Juga :  Satu Pentolan Kabur, 30 Anggota Ormas jadi Tersangka Rebutan Parkir RSUD Tangsel

Ia menegaskan, Satpol PP akan terus menggelar operasi serupa untuk menjaga kekhusukan Ramadan.

Dia menegaskan, petugas tidak segan melakukan penindakan terhadap pelanggar ketertiban umum demi menjaga kekhusukan bulan suci Ramadan.

“Operasi penertiban akan terus kami gencarakan, ini tindaklanjut dan arahan pimpinan dalam menjaga kekhusukan bulan suci Ramadan,” tandasnya. RBN

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...