Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta, Sofyan Antonius mengatakan, kegiatan ini betujuan memperkuat sinergi antara BPKP dengan seluruh pemangku kepentingan di Jakarta Selatan dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan.
Menurutnya, penguatan pengawasan tersebut juga mendukung visi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tetap berbudaya.
“Kami sangat terbuka kepada seluruh pemangku kepentingan untuk hadir dan berkonsultasi dengan BPKP, termasuk dengan rekan-rekan di Inspektorat wilayah DKI Jakarta. Harapannya, permasalahan yang ada tidak didiamkan saja sehingga nantinya tidak berkembang menjadi masalah besar yang berkaitan dengan ranah hukum,” ujar Sofyan.
Sementara, Kepala Inspektur Pembantu Wilayah Kota Jakarta Selatan Nirwan Nawawi mengatakan, selain sosialisasi, BPKP juga menyaksikan penandatanganan fakta integritas oleh seluruh pimpinan perangkat daerah sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.
Kegiatan bertema “Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Menuju Jakarta Kota Global dan Berbudaya“ itu diikuti 135 pimpinan SKPD termasuk wali kota.
Nirwan berharap para pimpinan SKPD dapat memahami sekaligus mengimplementasikan materi yang disampaikan karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan program, hingga sistem informasi dan komunikasi.
“Ini adalah bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik secara menyeluruh,” tandasnya.
