Aliansi.co, Jakarta-Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku sudah menerima video pengakuan sopir bajaj yang diduga dipalak petugas di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Dalam video yang diberikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Syafrin Liputo, sopir bajaj membuat testimoni dan menyangkal dipalak sebungkus rokok.
“Jadi kemarin Kepala Dinas memberikan video pengakuan dari orang yang merasa dipalak. Ternyata, orang tersebut membuat testimoni bahwa itu tidak seperti yang beredar itu,” kata Pramono kepada wartawan, dikutip Selasa (2/7/2025).
Meski sopir bajaj sudah membuat testimoni, Pramono tetap meminta Syafrin Liputo memeriksa anggotanya yang diduga melakukan pemalakan.
Pramono menegaskan, pemeriksaan tersebut untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya.
“Tapi saya tetap meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan untuk memeriksa petugas Dishubnya. Walaupun sudah ada pengakuan testimoni dari orang yang merasa dipalak itu, dia mengatakan bahwa tidak seperti itu. Tapi tetap saya meminta untuk diperiksa karena tidak bisa terjadi seperti ini,” katanya.
Diketahui, beredar rekaman video yang memperlihatkan seorang sopir bajaj memberikan sebungkus rokok kepada petugas (Dishub) DKI Jakarta.
Dalam video tersebut, sopir bajaj membeli sebungkus rokok dan kemudian memberikannya kepada petugas mobil derek saat melintas di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.
Perekam video menarasikan bahwa sopir bajaj tersebut dipalak oleh anggota Dishub.
