Sabtu, Juli 4, 2026

Survei Indikator Politik: Tren Erick Thohir Teratas, AHY Jeblok jadi Cawapres

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis tren elektabilitas bakal calon wakil presiden (cawapres) terbaru.

Survei ini digelar pada 26-30 Mei 2023 terhadap responden WNI berusia 17 tahun ke atas yang memiliki hak pilih pada Pemilu 2024.

Penarikan sampel menggunakan metode random digit dialing (RDD).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan tren elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir dan Menkopolhukam Mahfud MD sebagai cawapres naik dibandingkan dengan Menkoparekraf Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga :  Dituding Sebarkan Data TPPU, Mahfud MD Bilang Siap Beradu Logika dengan DPR

“Pada survei kali ini ada dua tren positif, Erick dan Mahfud MD. Mas Gibran stagnan, kemudian Ridwan Kamil sedikit turun, Sandiaga dan AHY turun,” kata Burhanuddin Muhtadi dalam rilisnya melaui virtual, Minggu (4/6/2023)

Burhanuddin kemudian merinci, berdasarkan pertanyaan terbuka dan dipilih lima teratas, Erick mendapatkan suara teratas dengan 15,5 persen.

Baca Juga :  Undang Datang ke Hambalang, Prabowo Minta Mahfud MD Mengisi Tausiah

Disusul RK 15,4 persen, Mahfud MD 13,4 persen, Sandiaga 13,1 persen, dan AHY 5,6 persen.

Indikator Politik Indonesia juga merinci kategori pemilih berdasarkan basis Pemilu 2019.

Dari lima nama itu, Erick Thohir paling banyak dipilih oleh pendukung Jokowi-Ma’ruf dengan perolehan suara 20 persen.

Kemudian, Erick Thohir dan Sandiaga juga sama-sama mendapatkan suara 17,5 persen dari pemilih Prabowo-Sandiaga pada pemilu 2019.

Baca Juga :  Resmi Mundur dari Gerindra, Sandiaga Uno Titip Sepucuk Surat untuk Prabowo

Sedangkan berdasarkan demografi pemilih yang dilihat dari jenis kelamin, elektabilitas RK sebagai cawapres paling banyak dari kaum perempuan.

Sementara kaum laki-laki paling banyak memilih Mahfud MD.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...