Selasa, Mei 19, 2026

Survei Indikator Politik: Tren Erick Thohir Teratas, AHY Jeblok jadi Cawapres

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis tren elektabilitas bakal calon wakil presiden (cawapres) terbaru.

Survei ini digelar pada 26-30 Mei 2023 terhadap responden WNI berusia 17 tahun ke atas yang memiliki hak pilih pada Pemilu 2024.

Penarikan sampel menggunakan metode random digit dialing (RDD).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan tren elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir dan Menkopolhukam Mahfud MD sebagai cawapres naik dibandingkan dengan Menkoparekraf Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca Juga :  Bawaslu Minta Debat Cawapres Tak Lagi Digelar di KPU, Ada Apa?

“Pada survei kali ini ada dua tren positif, Erick dan Mahfud MD. Mas Gibran stagnan, kemudian Ridwan Kamil sedikit turun, Sandiaga dan AHY turun,” kata Burhanuddin Muhtadi dalam rilisnya melaui virtual, Minggu (4/6/2023)

Burhanuddin kemudian merinci, berdasarkan pertanyaan terbuka dan dipilih lima teratas, Erick mendapatkan suara teratas dengan 15,5 persen.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Terima Surat Khusus dari FIFA

Disusul RK 15,4 persen, Mahfud MD 13,4 persen, Sandiaga 13,1 persen, dan AHY 5,6 persen.

Indikator Politik Indonesia juga merinci kategori pemilih berdasarkan basis Pemilu 2019.

Dari lima nama itu, Erick Thohir paling banyak dipilih oleh pendukung Jokowi-Ma’ruf dengan perolehan suara 20 persen.

Kemudian, Erick Thohir dan Sandiaga juga sama-sama mendapatkan suara 17,5 persen dari pemilih Prabowo-Sandiaga pada pemilu 2019.

Baca Juga :  Momen Prabowo Sapa Mantan Istri, Massa di GBK Langsung Bersorak

Sedangkan berdasarkan demografi pemilih yang dilihat dari jenis kelamin, elektabilitas RK sebagai cawapres paling banyak dari kaum perempuan.

Sementara kaum laki-laki paling banyak memilih Mahfud MD.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...