Selasa, Oktober 6, 2026

Tekan Tawuran Remaja, Sinergi Keluarga dan Lingkungan Jadi Kunci

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Upaya menekan aksi tawuran remaja dinilai tidak cukup hanya mengandalkan penindakan.

Peran keluarga dan lingkungan sekitar menjadi kunci untuk mendeteksi potensi konflik sejak dini sekaligus mencegah anak terjerumus dalam aksi kekerasan.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Firmanuddin Ibrahim dalam Forum Diskusi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).

Dalam forum diskusi bertajuk “Ngobrol Pintar Cegah Tawuran” (Ngopi Cetar) ini, turut hadir Ketua Dewan Kota Jakarta Selatan Farid Rahman.

“Media sosial yang sejatinya diciptakan sebagai alat komunikasi kini menjelma menjadi pedang bermata dua,” ujar Firmanuddin.

Firmanuddin mengatakan, fenomena tawuran saat ini tidak hanya menimbulkan luka fisik hingga merenggut nyawa, tetapi juga berpotensi merusak moral dan masa depan generasi muda.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Optimis Target Bulan Dana PMI dan ZIS 2025 Tercapai

Dia mengungkapkan, media sosial dapat menjadi ruang munculnya berbagai pengaruh negatif apabila tidak diimbangi dengan pengawasan dan pendampingan yang memadai.

Karena itu, upaya deteksi dini tidak boleh hanya dilakukan di ruang digital.

“Deteksi dini di ruang digital tidak akan berjalan optimal tanpa adanya ketahanan dari lingkungan terdekat,” katanya.

Ia menekankan keluarga harus menjadi benteng utama dalam mencegah anak terlibat tawuran.

Orang tua juga memiliki peran penting dalam membangun komunikasi, memberikan pendampingan, sekaligus mengenali perubahan perilaku anak.

Dalam konteks gerakan “Jaga Jakarta”, dia meminta pencegahan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan keluarga, pengurus lingkungan, dan berbagai sektor terkait.

Baca Juga :  Misteri Jenderal Bintang Dua yang Ditolak Hercules Demi Dukungan ke Prabowo

“Gerakan ‘Jaga Jakarta’, pencegahan mendasar harus dimulai dari tingkat keluarga sebagai benteng utama pertahanan anak,” ujarnya.

Dia juga meminta pengurus lingkungan bersama masyarakat memperkuat pemetaan terhadap lokasi yang berpotensi menjadi titik rawan konflik.

“Saya minta peran orang tua, pengurus lingkungan dan sinergitas lintas sektor menjadi motor penggerak untuk memetakan titik rawan konflik,” kata Firmanuddin.

Menurut dia, pemetaan dan deteksi dini tersebut penting agar potensi tawuran dapat segera diantisipasi sebelum berkembang menjadi aksi kekerasan.

“Sehingga, antisipasi terkait tawuran bisa dicegah sejak dini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ormas Kembang Latar Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud, Ribuan Kader Siap Turun

Sementara itu, Ketua Subkelompok Kewaspadaan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Selatan Shindy Pranata Umar mengatakan, forum Ngopi Cetar diikuti 50 peserta.

Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari forum tingkat kota, Duta Purna Paskibraka Indonesia, Karang Taruna, lembaga kemasyarakatan, hingga perwakilan pengurus lingkungan se-Kecamatan Pancoran.

Shindy mengatakan, pelibatan berbagai elemen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi dalam mencegah tawuran.

Menurutnya, persoalan tawuran membutuhkan keterlibatan bersama karena berkaitan dengan kondisi sosial dan lingkungan tempat remaja tumbuh.

“Semoga dengan forum diskusi ini upaya pencegahan tawuran sejak dini bisa lebih cepat dan terarah,” tandasnya. RT

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...