Selasa, Mei 19, 2026

Telan Dana Rp 270,5 Miliar, Jokowi Ungkap Rincian Biaya Kontruksi 3 Jembatan di Banten

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap rincian biaya konstruksi tiga jembatan callender hamilton yang telah dibangun di Provinsi Banten.

Ketiga jembatan tersebut adalah Jembatan Cisadane A dan B Kota Tangerang, Jembatan Batu Ceper Kota Tangerang, serta Jembatan Tawing 1 Kabupaten Serang.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat peresmian ketiga jembatan yang dipusatkan di Jembatan Cisadane, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Senin (8/1/2024).

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini saya resmikan Jembatan Cisadane A dan B, Jembatan Batu Ceper Kota Tangerang, dan Jembatan Tawing 1 Kabupaten Serang,” ucap Jokowi dilansir dari kanal YouTube Setpres, Selasa (9/1/2024).

Baca Juga :  Waspadai Krisis Global, Prabowo Dorong Kebijakan Hemat BBM hingga WFH

Jokowi mengungkapkan bahwa tiga jembatan pengganti callender hamilton di Provinsi Banten tersebut menghabiskan dana sebesar Rp270,5 miliar.

Jokowi mengatakan dana tersebut meliputi Jembatan Cisadane A dan B dengan biaya konstruksi Rp106,7 miliar, Jembatan Batu Ceper dengan biaya konstruksi Rp123,2 miliar, serta Jembatan Tawing 1 dengan biaya konstruksi Rp40,6 miliar.

Jokowi pun berharap ketiga jembatan semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Banten dan sekitarnya.

Baca Juga :  Jokowi Umumkan Indonesia Diterima jadi Anggota FATF, Untuk Apa?

Salah satunya adalah meningkatkan aksesibilitas jalan antarkabupaten dan antarkota di Provinsi Banten.

“Dan melancarkan mobilitas angkutan barang, angkutan orang, angkutan logistik, dan menekan biaya transportasi menjadi semakin efisien,” tuturnya.

Jokowi menjelaskan bahwa di Pulau Jawa terdapat 37 jembatan callender hamilton yang tersebar di beberapa provinsi.

Antar lain Provinsi Banten ada 3 jembatan, Provinsi Jawa Barat ada 16 jembatan, Provinsi Jawa Tengah ada 9 jembatan, dan Provinsi Jawa Timur ada 9 jembatan.

Baca Juga :  Bertemu Presiden Tanzania, Jokowi Sampaikan Komitmen Kerja Sama Dagang hingga Investasi

Menurutnya, jembatan-jembatan tersebut memiliki usia layanan sudah lebih dari 40 tahun.

“Sehingga memang perlu diganti karena sudah melewati usia layanan dan rentan untuk runtuh apabila ada beban logistik yang terlalu berat,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...