Kamis, April 16, 2026

Tinjau Pengerukan Kali Ciliwung, Pj Gubernur DKI: Warga Tolong Bantu Tidak Buang Sampah Sembarangan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, meninjau aktivitas pengerukan lumpur di Kali Ciliwung, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2023).

Dalam peninjauan ini, Heru didampingi Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin.

Heru mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan bulan pengerukan (Kali Ciliwung).

Baca Juga :  Pemkot Jakarta Selatan Fasilitasi Perpindahan 132 KK dari TPU Menteng Pulo ke Rusun Jagakarsa

Kegiatan ini sebagai langkah mengantisipasi banjir jika debit air hujan tinggi.

“Berhubung ini memasuki bulan pengerukan, kita terus berupaya mengurangi sedimentasi lumpur. Pak Sekda juga menyampaikan, minggu depan kita semua, termasuk ASN akan melakukan kerja bakti,” ujarnya.

Selain itu, Heru juga akan meminta seluruh peralatan dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi DKI Jakarta dikerahkan, seperti personel maupun alat berat, agar proses pengerukan bisa dijalankan secara optimal.

Baca Juga :  Demi Kenyamanan Penumpang, Pemprov DKI dan PT KAI Tata Ulang Lingkungan Stasiun Kereta

Dengan begitu, DKI Jakarta juga semakin siap menghadapi potensi banjir genangan maupun kiriman dari luar wilayah ketika musim hujan tiba.

“Semua alat berat akan kita turunkan untuk mengatasi potensi banjir. Tadi Kadis SDA menyampaikan, hari ini di semua titik bergerak. Ada 240 unit alat berat, semuanya turun mengeruk kali, supaya bisa mengantisipasi banjir,” terangnya.

Dia juga mengingatkan warga Jakarta untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Heru menyatakan masih melihat banyak sampah-sampah plastik ikut terbawa air yang mengalir di Kali Ciliwung.

Baca Juga :  Habiskan Anggaran Rp 62 Miliar, Rano Ingin Waduk Kebagusan Optimal Cegah Banjir

Sampah-sampah tersebut menjadi penyebab genangan atau banjir yang terjadi di ibu kota.

“Warga tolong bantu untuk tidak buang sampah sembarangan. Kami sudah ngeruk ini, tiba-tiba warga buang sampah,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, menambahkan pihaknya juga akan melakukan pengerukan lumpur di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.

“Selanjutnya kita akan melakukan pengerukan di kali-kali kecil seperti Kali Krukut dan Kali Mampang,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...