Selasa, Mei 19, 2026

UGM Angkat Bicara soal Status Alumni Jokowi, Singgung Pernyataan Mantan Rektor

WIB

Aliansi.co, Yogyakarta- Universitas Gadjah Mada (UGM) angkat bicara soal status alumni mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

UGM menyinggung pernyataan mantan Rektor UGM Sofian Effendi, yang menyangsikan status Jokowi sebagai alumnus UGM.

Pernyataan itu disampaikan Sofian Effendi dalam sebuah tayangan live streaming di channel YouTube pada Rabu (16/7).

UGM menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak sesuai dengan data dan bukti akademik yang dimiliki oleh Fakultas Kehutanan.

Dalam keterangan resminya, Sekretaris Universitas Gadjah Mada, Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, menyampaikan UGM keberatan terhadap pernyataan Sofian Effendi.

Baca Juga :  Polemik OTT Basarnas, Dirdik KPK Brigjen Asep Guntur Pamit Mundur

“Universitas Gadjah Mada menyampaikan bahwa pernyataan yang disampaikan oleh yang bersangkutan berbeda dengan data dan bukti-bukti akademik yang dimiliki oleh pihak Fakultas Kehutanan UGM,” kata Andi melalui laman resmi UGM, dikutip Jumat (18/7/2025).

Ia pun menyayangkan pihak-pihak yang dianggap telah mempengaruhi Sofian untuk menyampaikan opini yang tidak berdasar.

“Kami menyayangkan pihak-pihak yang telah menggiring beliau untuk menyampaikan opini yang keliru dan tidak berdasar. Pernyataan tersebut akan berdampak hukum dan menjadi risiko bagi Bapak Sofian Effendi secara pribadi,” kata dia.

Baca Juga :  Prabowo Tolak Undangan Groundbreaking Menteri, Pilih Datang Saat Proyek Sudah Rampung

UGM juga menegaskan kembali posisinya yang telah disampaikan dalam siaran pers bertanggal 15 April 2025 di laman resminya.

Dalam siaran tersebut, UGM menyatakan secara tegas bahwa Presiden Joko Widodo adalah alumnus Fakultas Kehutanan UGM.

“Joko Widodo adalah alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Yang bersangkutan telah melaksanakan seluruh proses studi yang dimulai sejak tahun 1980 dengan nomor mahasiswa 80/34416/KT/1681 dan lulus pada tanggal 5 November 1985,” ujar Andi.

Ia menegaskan, UGM tidak terlibat dalam konflik kepentingan antara Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) dengan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  Rumahnya Digeledah KPK, La Nyalla Buka Suara soal Kasus Dana Hibah Jatim

Sebagai institusi publik, UGM tetap berpegang pada ketentuan hukum yang berlaku.

“UGM sebagai institusi publik yang melaksanakan sistem pendidikan tinggi di Indonesia terikat dengan Peraturan Perundang-undangan mengenai perlindungan data pribadi dan Keterbukaan Informasi Publik,” katanya.

“Oleh sebab itu, UGM hanya bersedia menunjukkan data yang bersifat publik, sedangkan data yang bersifat pribadi hanya akan diberikan jika diminta secara resmi oleh aparat penegak hukum,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...