Aliansi.co, Jakarta- Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Selatan bersama elemen masyarakat dan tokoh agama secara resmi menyatakan komitmen bersama untuk menjaga kondusifitas wilayah melalui Deklarasi Jaga Jakarta.
Deklarasi ditandai dengan penandatanganan lima komitmen utama oleh para pemangku kepentingan yang tergabung dalam inisiatif Jaga Jakarta.
Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan organisasi masyarakat (ormas), serta para pimpinan wilayah seperti Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, Dandim 0504 Jakarta Selatan Kolonel Inf Amaraldo Cornelius, dan unsur Forkopimko lainnya.
“Deklarasi ini kita lakukan untuk menjaga wilayah agar tetap kondusif agar masyarakat bisa beraktivitas sebagaimana mestinya,” kata Muhammad Anwar saat deklarasi di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025).
Anwar menilai pentingnya deklarasi ini karena untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan lingkungan tidak serta merta menjadi tugas dan tanggung jawab aparat keamanan dan pemerintah, tapi juga merupakan kewajiban bagi semua masyarakat serta dibutuhkan kesadaran dari masing-masing individu.
“Kami mengajak seluruh warga untuk sama-sama merapatkan barisan dalam menjaga lingkungan kita dari aksi-aksi anarkis oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.
Ia berharap kepada semua pihak agar dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif yang berkembang di media sosial, serta lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi termasuk membangun sikap kritis terhadap setiap informasi yang diterima.
“Mari sama-sama kita menggelorakan semangat Jaga Jakarta. Karena bagaimanapun masyarakat adalah garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan Jakarta,” pungkasnya.
Sementara, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menuturkan, dengan bergandengan tangan serta beriringan bersama masyarakat untuk saling bahu-membahu memelihara kamtibmas, akan membuat terciptanya situasi kondusif semakin cepat pulih di Jakarta.
“Total di wilayah Jakarta Selatan ada delapan pos kami yang hancur, namun bisa kami pastikan situasi saat ini khususnya di Jakarta Selatan aman dan kondusif,” tandasnya.
Sementara, Dandim 0504/Jaksel Letkol Inf Amaraldo Cornelius mengatakan, kondusifitas wilayah bukan hanya tanggung jawab aparatur pemerintah, tetapi juga peran warga sangat dibutuhkan.
“Untuk itu, saya berpesan agar kerjasama antar Forkopimko serta para ormas dan masyarakat bersatu pada menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah,” tambahnya.
