Sabtu, Oktober 17, 2026

Pemkot Jaksel Evaluasi Pengelolaan BOP dan BOS, Para Kepsek Diminta Bijak Gunakan Dana

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantauan dan Evaluasi Penyaluran Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025.

Rakor dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho.

Dalam kesempatan itu, Ali Murtadho menekankan pentingnya pengelolaan dana BOP dan BOS secara bijak dan bertanggung jawab oleh para kepala sekolah (kepsek).

“Kita ketahui bersama, tujuan diberikannya dana BOS dan BOP ini adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pemerataan akses layanan pendidikan,” ujar Ali Murthadho, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga :  “Jangan Pegang-pegang Saya!” Teriakan Anggota Satpol PP Bikin Apel Jaksel Mendadak Tegang, Begini Ending-nya

Ia menyebut kegiatan pemantauan dan evaluasi ini merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk memastikan bahwa dana yang disalurkan benar-benar sampai pada sasaran, digunakan sesuai dengan petunjuk teknis, dan memberikan dampak nyata terhadap mutu layanan pendidikan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap evaluasi BOP dan BOS di wilayah Jakarta Selatan bukan hanya menjadi formalitas administrasi, tetapi menjadi ruang refleksi dan perbaikan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga :  Relokasi Pedagang Barito, Pemkot Jaksel Kebut Pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung

Ali juga mengingatkan para pengelola dana, khususnya kepala sekolah, untuk senantiasa berpegang pada prinsip kebutuhan riil berdasarkan skala prioritas, bukan pada keinginan pribadi.

“Pastikan pembiayaan operasional sekolah bukan atas keinginan personal, melainkan sesuai kebutuhan nyata dan skala prioritas. Kelola bantuan pembiayaan ini dengan bijak dan sesuai peruntukannya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Subkel Urusan Pendidikan, Kebudayaan dan Mental Spiritual Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Jakarta Selatan, Salahuddin, menjelaskan bahwa kegiatan koordinasi ini diikuti oleh sekitar 100 kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Jakarta Puji Inovasi PT Transjakarta, Begini Katanya

Turut hadir juga para pengelola BOP dan BOS dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Dana BOP dan BOS ini diberikan untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pemerataan akses layanan pendidikan pada seluruh satuan pendidikan,” pungkas Salahuddin.

“Dengan adanya kedua dana tersebut, diharapkan seluruh pelayanan pendidikan kepada peserta didik dapat berjalan dengan baik,” sambungnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...