Selasa, Mei 19, 2026

Viral Pria Bercelana Ormas Ngamuk dan Bubarkan Marching Band Anak TK Pamulang

WIB

Aliansi.co, Tangsel- Beredar video yang memperlihatkan dua orang pria diduga anggota ormas mengamuk dan mengacak-ngacak kegiatan latihan marching band anak TK.

Aksi premanisme dua pria bertampang sangar tersebut membuat anak TK menjerit histeris.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @Jktnewss, aksi premanisme ini dinarasikan terjadi di kawasan perumahan Permata Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (14/2/2025).

Terlihat salah satu pelaku mengenakan celana panjang bercorak loreng salah satu ormas pemuda.

Baca Juga :  Persija Tergusur dari GBK, Suporter Jakmania Singgung Anies Baswedan

Dan satu pelaku lainnya tampak mengenakan celana pendek dan berjaket rompi.

Sambil mengamuk dan menendangi peralatan marching band, pria bercelana loreng tampak menodongkan pisau kepada penyelenggara marching band.

“Jagoan pada loh, hah?” kata pria bercelana loreng dalam rekaman video, dikutip Sabtu (15/2/20250.

Sementara pria bercelana pendek dengan arogan memukul wajah seorang pria yang diduga guru.

Tak sampai di situ, pria bercelana loreng juga menghardik anak TK yang ada di lokasi seraya mengeluarkan sesuatu yang diduga pisau dari balik pinggangnya.

Baca Juga :  Arteria Dahlan Puji Kerja Keras Listiyo Sigit Berhasil Dongkrak Kepercayaan Publik terhadap Polri

Aksi brutal tersebut disaksikan para guru dan siswa-siswi yang berada di lokasi.

Terdengar dalam video suara siswa-siswi menjerit histeris karena melihat aksi premanisme di depan mata mereka.

Kegiatan marching band itu pun terhenti usai dibubarkan para begundal tersebut.

“Telah terjadi pemalakan di Pamulang, Setu, Tangerang Selatan pada hari ini Jumat 14/2/25,” bunyi keterangan yang tertera dalam video.

Baca Juga :  Viral di TikTok, Pedagang Bensin Eceran Rugi gegara Uang Kertas Rp 2 Ribu

“Kronologinya pemalakan, anggota tim saya diminta uang Rp50.000, namun kami sudah bilang uangnya nanti diberikan ketika acara drum band anak-anak sudah selesai. Kejadian tersebut dilihat oleh anak-anak yang sedang berlatih marching band dan orang tua murid,” sambung keterangan itu.

Menurut keterangan dalam unggahan, peristiwa pemalakan dan ancaman ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi dari pihak berwajib terkait aksi premanisme ini.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...