Rabu, Agustus 19, 2026

Sudah Ditangkap Polisi, Preman Brutal Bercelana Ormas Palak Marching Band TK Terancam 10 Tahun Penjara

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Aksi premanisme dua pria yang membubarkan kegiatan marching band anak TK, langsung ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Kedua preman tersebut langsung ditangkap usai melakukan aksi brutalnya di kawasan Permata Pamulang, Cisauk, Tangerang Selatan pada Jumat (14/2/2025).

“Kita sudah berhasil mengamankan kedua pelaku tadi malam,” terang Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, saat dihubungi Sabtu (15/02/25).

Kedua pelaku diketahui warga sekitar berinisial S dan N serta dikenal sebagai preman kampung.

Dari tangan begundal ini diamankan barang bukti senjata tajam berupa pisau yang digunakan untuk mengancam penyelenggara marching band.

“Barang bukti yang kita amankan ada pisau yang dibawa pelaku,” terangnya.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi saat sejumlah siswa-siswi TK mengadakan latihan marching band di depan sekolah.

Kemudian kedua pelaku datang, dan menanyakan mengenai koordinasi keamanan.

Baca Juga :  Momen Tegas Prabowo Minta Ganti Direksi BUMN yang Berwatak Pemalas dan Tak Berprestasi

Lalu pelaku meminta uang rokok Rp 50 ribu kepada penyelenggara.

“Jadi pelaku datang minta uang rokok, tapi dikatakan jika kepala sekolahnya sedang tidak ada, nanti nunggu kepala sekolah datang, tapi keduanya terus bolak-balik, akhirnya mereka marah dan melakukan aksi itu,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, pelaku dijerat Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Juncto Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Mereka pun terancam kurungan penjara 10 tahun.

Diberitakan sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan dua orang pria diduga anggota ormas mengamuk dan mengacak-ngacak kegiatan latihan marching band anak TK.

Aksi premanisme dua pria bertampang sangar tersebut membuat anak TK menjerit histeris.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @Jktnewss, aksi premanisme ini dinarasikan terjadi di kawasan perumahan Permata Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (14/2/2025).

Baca Juga :  Jokowi Lantik Gus Ipul sebagai Mensos, Irjen Eddy Hartono jadi Kepala BNPT

Terlihat salah satu pelaku mengenakan celana panjang bercorak loreng salah satu ormas pemuda.

Dan satu pelaku lainnya tampak mengenakan celana pendek dan berjaket rompi.

Sambil mengamuk dan menendangi peralatan marching band, pria bercelana loreng tampak menodongkan pisau kepada penyelenggara marching band.

“Jagoan pada loh, hah?” kata pria bercelana loreng dalam rekaman video, dikutip Sabtu (15/2/20250.

Sementara pria bercelana pendek dengan arogan memukul wajah seorang pria yang diduga guru.

Tak sampai di situ, pria bercelana loreng juga menghardik anak TK yang ada di lokasi seraya mengeluarkan sesuatu yang diduga pisau dari balik pinggangnya.

Aksi brutal tersebut disaksikan para guru dan siswa-siswi yang berada di lokasi.

Baca Juga :  KPK Ungkap Data Dugaan Korupsi Proyek Jalan Era Gubernur Bobby, Berikut Daftarnya  

Terdengar dalam video suara siswa-siswi menjerit histeris karena melihat aksi premanisme di depan mata mereka.

Kegiatan marching band itu pun terhenti usai dibubarkan para begundal tersebut.

“Telah terjadi pemalakan di Pamulang, Setu, Tangerang Selatan pada hari ini Jumat 14/2/25,” bunyi keterangan yang tertera dalam video.

“Kronologinya pemalakan, anggota tim saya diminta uang Rp50.000, namun kami sudah bilang uangnya nanti diberikan ketika acara drum band anak-anak sudah selesai. Kejadian tersebut dilihat oleh anak-anak yang sedang berlatih marching band dan orang tua murid,” sambung keterangan itu.

Menurut keterangan dalam unggahan, peristiwa pemalakan dan ancaman ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi dari pihak berwajib terkait aksi premanisme ini.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...