Sabtu, Oktober 3, 2026

Dirut Pertamina Akui Dihujat Masyarakat Buntut Korupsi Tata Kelola Minyak dan Pertamax Oplosan Diungkap Kejagung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengaku banyak mendapat hujatan dari masyarakat usai membagikan nomor pribadinya sebagai kontak layanan pengaduan.

Hujatan itu berkaitan dengan kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan Pertamax oplosan yang diungkap Kejaksaan Agung (Kejagung) baru-baru ini.

“Saya mengakui jujur banyak mendapat hujatan, saya terima sebagai bagian dari perbaikan kita,” kata Simon saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Komplek Senayan Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga :  Hakul Yakin Pertamax Oplosan Tak Beredar Lagi, Jaksa Agung: Bukan Iklan, Insya Allah 

Simon menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola Pertamina menjadi lebih baik dan menghadirkan bahan bakar minyak (BBM) dengan kualitas yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Dia menyebut Pertamina juga telah melakukan langkah responsif dalam menangani kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina.

Dirinya juga telah meminta jajarannya agar bekerja lebih keras dan transparan untuk memberikan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Airlangga Puji Gubernur Lampung di Rakernas Golkar: Dia Virakan Jalan Rusak Dapat Rp 800 Miliar

“Saya juga memberikan semangat memberikan jaminan kepada rakyat Indonesia bahwa di dalam Pertamina pun masih banyak sosok-sosok yang Merah Putih yang tentunya mau berjuang untuk kebaikan dan kemajuan Pertamina,” ujarnya.

Satu sisi, Simon juga mengaku banyak mendapatkan laporan terkait praktik nakal di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang disampaikan masyarakat ke nomor pribadinya.

Baca Juga :  Cegah Duplikasi, Korlantas Polri Ganti Nomor SIM dengan NIK KTP

“Banyak juga mendapat apresiasi, banyak juga mendapat dukungan dan banyak juga laporan-laporan yang masuk terhadap beberapa praktik-praktik SPBU yang nakal,” katanya.

Simon menyatakan akan menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat dengan menggandeng aparat penegak hukum (APH).

Ia berjanji akan turun langsung menindak SPBU nakal yang telah merugikan masyarakat.

“Kami akan membenahi diri, kami akan memperbaiki diri,” kata Simon.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...