Senin, Juni 1, 2026

Cegah Penyakit DBD, Pemkot Jaksel Gelar Aksi Gerebek Jentik Serempak

WIB

Aliansi.co, JAKARTA- Jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) terjun langsung melakukan aksi gerebek jentik, pada Jumat (14/3/2025)

Gerebek jentik secara serempak ini, sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Jakarta Selatan.

Aksi gerebek jentik dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin.

“Saya ajak seluruh jajaran tingkat kota, kecamatan, kelurahan serta kader-kader jumantik dan masyarakat untuk bersama-sama turun langsung memantau jentik nyamuk di pemukiman,” kata Munjirin, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga :  Perkuat KKMP, Pemkot Jaksel Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Munjirin sendiri turun langsung melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah RW 09, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama.

Munjirin mengatakan, dirinya turut PSN di Kebayoran Lama Utara karena wilayah ini termasuk kelurahan dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi se-Jakarta Selatan.

Selain kader juru pemantau jentik (jumantik), dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat dalam pemberantasan sarang nyamuk guna mencegah penyebaran penyakit DBD.

Pencegahan warga juga dapat dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan atau rumahnya masing-masing.

Baca Juga :  Wanita di Depok Diteror Orderan Gofood Fiktif hingga Rp 1 Juta, Berawal Kenalan Cowok di TikTok

“Saya lihat setiap tahunnya, penyumbang DBD terbanyak terjadi para bulan April. Maka itu saya minta satu minggu, dua sampai tiga kali itu wajib kader tumantik periksa, namun untuk jumantik mandiri juga wajib setiap hari selalu cek kebersihan rumah dan sekitarnya,” katanya.

Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan Yudi Dimyati yang turut hadir PSN di Kebayoran Lama menuturkan, kasus DBD di Jakarta Selatan saat ini berada di posisi kedua terbanyak di wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga :  DPRD Tetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Terpilih, Pramono-Rano Tak Hadir

Tercatat ada 303 kasus DB selama periode Januari-Maret 2025.

Dia menyebut, kasus DBD untuk kecamatan tertinggi yakni di Kecamatan Jagakarsa dengan 51 kasus.

Sedangkan untuk kelurahan tertinggi ada di Kelurahan Kebayoran Lama Utara dengan 19 kasus.

“Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama untuk penanganan kasus DBD. Saya sudah minta kepada petugas kesehatan agar bersinergi dengan unsur lainnya untuk mengatasi permasalahan ini, dan jika ada warga terjangkit DBD langsung ditangani,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...