Kamis, Juli 16, 2026

Cegah Penyakit DBD, Pemkot Jaksel Gelar Aksi Gerebek Jentik Serempak

WIB

Aliansi.co, JAKARTA- Jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) terjun langsung melakukan aksi gerebek jentik, pada Jumat (14/3/2025)

Gerebek jentik secara serempak ini, sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Jakarta Selatan.

Aksi gerebek jentik dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin.

“Saya ajak seluruh jajaran tingkat kota, kecamatan, kelurahan serta kader-kader jumantik dan masyarakat untuk bersama-sama turun langsung memantau jentik nyamuk di pemukiman,” kata Munjirin, Jumat (14/3/2025).

Baca Juga :  Lapak Rongsok di Serua Depok Ludes Terbakar, Api Padam Usai Pemilik Sambangi Pos Damkar

Munjirin sendiri turun langsung melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah RW 09, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama.

Munjirin mengatakan, dirinya turut PSN di Kebayoran Lama Utara karena wilayah ini termasuk kelurahan dengan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tertinggi se-Jakarta Selatan.

Selain kader juru pemantau jentik (jumantik), dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat dalam pemberantasan sarang nyamuk guna mencegah penyebaran penyakit DBD.

Pencegahan warga juga dapat dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan atau rumahnya masing-masing.

Baca Juga :  Penyegelan Proyek Pembangunan Tanpa PBG di Pondok Indah, Begini Ultimatum Citata

“Saya lihat setiap tahunnya, penyumbang DBD terbanyak terjadi para bulan April. Maka itu saya minta satu minggu, dua sampai tiga kali itu wajib kader tumantik periksa, namun untuk jumantik mandiri juga wajib setiap hari selalu cek kebersihan rumah dan sekitarnya,” katanya.

Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan Yudi Dimyati yang turut hadir PSN di Kebayoran Lama menuturkan, kasus DBD di Jakarta Selatan saat ini berada di posisi kedua terbanyak di wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga :  Viral Pria Ngaku Tentara Buang Tembakan di Kemang, TNI AD Buka Suara 

Tercatat ada 303 kasus DB selama periode Januari-Maret 2025.

Dia menyebut, kasus DBD untuk kecamatan tertinggi yakni di Kecamatan Jagakarsa dengan 51 kasus.

Sedangkan untuk kelurahan tertinggi ada di Kelurahan Kebayoran Lama Utara dengan 19 kasus.

“Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama untuk penanganan kasus DBD. Saya sudah minta kepada petugas kesehatan agar bersinergi dengan unsur lainnya untuk mengatasi permasalahan ini, dan jika ada warga terjangkit DBD langsung ditangani,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...