Selasa, Mei 19, 2026

Polisi Sikat Premanisme Berkedok Ormas di Jakbar, Ada Anggota Karang Taruna

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polda Metro Jaya berhasil menangkap 22 orang pelaku aksi premanisme dalam operasi Berantas Jaya 2025 di wilayah Jakarta Barat (Jakbar), Selasa (13/5/2025).

Polisi menyebut, preman pelaku pungutan liar (Pungli) yang ditangkap, beberapa di antaranya anggota ormas dan Karang Karuna.

“Dari kegiatan (Operasi Berantas Jaya) didapatkan 22 orang yang melakukan aksi preman,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam kepada wartawan, dikutip Rabu (14/5/2025).

Baca Juga :  Pengamat Soroti Pembangunan RDF Rorotan: Berisiko Gagal dan Timbulkan Kerugian Negara

Ade Ary mengatakan, puluhan orang yang ditangkap merupakan pelaku pungutan liar kepada para pedagang kaki lima dan warga yang parkir.

Ade Ary menyebut, saat melakukan pungutan liar kepada pedagang, para pelaku tidak menggunakan atribut organisasi,.

Namun, berdasarkan pendalaman yang dilakukan polisi, para pelaku berasal dari sejumlah ormas yakni, GRIB Jaya, FBR, dan Karang Taruna.

Baca Juga :  Tegas! Polri Sikat Preman Berkedok Ormas Terlibat Pungli hingga Pemerasan Modus THR Lebaran  

“Hasil pendalaman dari jajaran reserse mereka ada yang berasal dari sebuah ormas dengan inisial G, oknumnya ya. Kemudian ada dari ormas berinisial F dan ada juga yang berasal dari Karang Taruna,” jelasnya.

Adapun bentuk pungutan liar yang dilakukan mulai dari uang pangkal hingga uang kebersihan.

“Mereka mungut uang bulanan yang disebut sebagai uang pangkal, kemudian ada yang memungut harian dengan alasan uang kebersihan, yang ketiga memungut harian dengan alasan uang listrik,” tegasnya.

Baca Juga :  Heru Budi Apresiasi TPS 3R di Pasar Minggu Bisa Proses Sampah 50 Ton Per Hari

Dalam penangkapan tersebut, Ade Ary menuturkan polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya karcis yang dibuat sendiri oleh pelaku.

“Ini ada beberapa barang bukti, karcis yang mereka buat sendiri, kemudian rekapan hasil pungutan dan hasil dialog kami dengan pedagang kaki lima,” jelasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...