Aliansi.co, Jakarta- Pengamat politik Rocky Gerung menyentil ide Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim anak nakal dan bermasalah ke barak miiliter.
Menurutnya, anak yang berperilaku nakal adalah hal yang lazim dalam proses pertumbuhan untuk mencari identitas dirinya yang seharusnya dididik di sekolah, bukan di barak militer.
“Masa dibawa ke barak militer,” kata Rocky Gerung, dikutip dari akun YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (14/5/2025).
Rocky Gerung menyampaikan, bahwa barak militer adalah tempat pendisiplinan karakter dan watak dengan cara sistem hierarki.
Seperti halnya pendidikan militer yang bertujuan membentuk disiplin dan mental secara hierarkis.
“Nah, anak-anak yang bermasalah itu kalau dibawa ke situ dia akan dibentuk juga mentalnya itu secara hierarkis,” katanya.
“Sepenuh-penuhnya tidak saya setujui dalilnya cara berpikirnya itu atau gubernur siapa Jawa Barat ya yang punya ide yang sama,” sambung Rocky Gerung.
Namun, Rocky Gerung memilih setuju jika para preman yang dimasukkan ke barak militer ketimbang anak nakal.
Menurutnya, para premanimse yang terlibat aksi kriminal perlu diajari disiplin sebelum diproses secara pidana.
“Yang mungkin yang lebih baik adalah preman ini yang dibawa ke barak militer karena dia manusia dewasa mampu untuk berpikir ulang kalau diberi semacam disiplin di barak militer,” kata filsuf ini.
“Dan mungkin pemasyarakatan kalau memang ada pidananya ya untuk dipenjara,” lanjutnya.
