Selasa, Mei 19, 2026

Rocky Gerung Sentil Dedi Mulyadi, Ketimbang Anak Nakal Pilih Preman Masuk Barak Militer

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pengamat politik Rocky Gerung menyentil ide Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim anak nakal dan bermasalah ke barak miiliter.

Menurutnya, anak yang berperilaku nakal adalah hal yang lazim dalam proses pertumbuhan untuk mencari identitas dirinya yang seharusnya dididik di sekolah, bukan di barak militer.

“Masa dibawa ke barak militer,” kata Rocky Gerung, dikutip dari akun YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (14/5/2025).

Baca Juga :  Dikatai Buzzer oleh Cak Imin, Menag: Yang Tersinggung Mungkin Anda Lelah, Piknik Kurang

Rocky Gerung menyampaikan, bahwa barak militer adalah tempat pendisiplinan karakter dan watak dengan cara sistem hierarki.

Seperti halnya pendidikan militer yang bertujuan membentuk disiplin dan mental secara hierarkis.

“Nah, anak-anak yang bermasalah itu kalau dibawa ke situ dia akan dibentuk juga mentalnya itu secara hierarkis,” katanya.

“Sepenuh-penuhnya tidak saya setujui dalilnya cara berpikirnya itu atau gubernur siapa Jawa Barat ya yang punya ide yang sama,” sambung Rocky Gerung.

Baca Juga :  PKB Komplain Terkait Program Dana Abadi Pesantren yang Ditawarkan Gibran

Namun, Rocky Gerung memilih setuju jika para preman yang dimasukkan ke barak militer ketimbang anak nakal.

Menurutnya, para premanimse yang terlibat aksi kriminal perlu diajari disiplin sebelum diproses secara pidana.

“Yang mungkin yang lebih baik adalah preman ini yang dibawa ke barak militer karena dia manusia dewasa mampu untuk berpikir ulang kalau diberi semacam disiplin di barak militer,” kata filsuf ini.

Baca Juga :  Guru Honorer Tak Dapat THR, Irwan Sentil Pemerintah: Katanya Ekonomi Meroket?

“Dan mungkin pemasyarakatan kalau memang ada pidananya ya untuk dipenjara,” lanjutnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...