Selasa, Mei 19, 2026

Dikatai Buzzer oleh Cak Imin, Menag: Yang Tersinggung Mungkin Anda Lelah, Piknik Kurang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas merespon pernyataan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang mengatai dirinya sebagai buzzer.

Respon tersebut disampaikan Menag Yaqut saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran logo Hari Santri di Kementeria Agama, Jumat (6/10/2023).

Diketahui, Menag sebelumnya meminta masyarakat untuk tidak memilih pemimpin yang melakukan politisasi agama, merujuk pada Pilgub DKI 2017.

Yaqut Cholil mengatakan bahwa tidak masalah jika dirinya disebut sebagai buzzer.

Baca Juga :  Prabowo Didorong Jadwalkan Pertemuan dengan La Nyalla Dkk, Untuk Apa?

Ia membandingkan manusia dengan buku kosong, yang bisa saja diberi berbagai penilaian atau apresiasi dari orang lain.

“Enggak apa-apa. Boleh bilang saya buzzer, ya terserah mau menyebut apa. Orang itu berhak memberikan apresiasi atau menilai diri kita. Kita ini buku kosong yang bisa dicoret-coret, terserah saja orang mau mengatakan apa,” kata Menag Yaqut dilansir dari kanal YouTube Kemenag RI, Sabtu (7/10/2023).

Ia mengatakan pernyataan soal penggunaan agama untuk kepentingan politik yang pernah disampaikannya, tidak ditujukan kepada seseorang atau kelompok tertentu.

Baca Juga :  Menag Yaqut Dorong Institut Agama Kristen Negeri Beralih jadi Universitas

Yaqut justru menyentil balik pihak-pihak yang tersinggung dengan pernyataannya.

“Saya tidak menyebut seseorang atau satu kelompok tertentu, ini berlaku umum, secara umum ini berlaku keseluruhan. Jadi kalau kemudian ada yang tersinggung, ada yang merasa kesentil, gitu ya mohon maaf, mohon maaf mungkin Anda lelah, atau piknik kurang, ya ndak tahu,” katanya.

Sebelumnya, Yaqut menyinggung pemimpin bermulut manis saat acara doa bersama Wahana Nagara Rahaja di Hotel Alila, Solo, Jumat (29/9/2023).

Baca Juga :  Magister Manajemen DTMM FTUI Luluskan Wisudawan Angkatan Pertama, Triadi Raih IPK Nyaris Sempurna

Dia meminta masyarakat memilih pemimpin dengan melihat rekam jejaknya.

Yaqut juga menyinggung soal penggunaan agama dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Dia pun menyentil pemilihan pemimpin yang hanya berdasarkan wajah tampan dan bermulut manis.

Pernyataan itu ditanggapi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Cak Imin pun menyindir balik pernyataan Yaqut.

“Itu omongan buzzer,” ucap Cak Imin sambil tertawa, Minggu (1/10/2023).

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...