Aliansi.co, Jakarta-Pemerintah Kota Adiministrasi Jakarta Selatan mengusulkan pembangunan embung di dua lokasi untuk mengatasi permasalahan banjir yang dikeluhkan warga.
Dua lokasi pembangunan embung yakni di wilayah Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan dan Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa.
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar mengatakan, salah satu permintaan warga yaitu untuk pembuataan embung dan sodetan di Kali Uangan segmentasi PHB Rengas, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggarahan.
“Di lokasi ini ada lahan aset Pemerintah Provinsi seluas 2,9 hektar, nantinya untuk mengatasi permasalahan banjir, saya mau mengajukan kepada pimpinan agar ada pembuatan tempat penampungan air yang bermanfaat mengatasi permasalahan banjir seperti embung,” ujar Anwar saat meninjau lokasi, Jumat (4/6/2025).
Kemudian, lanjut Anwar, lokasi kedua berada di Taman Pingkal RW 08 dan Taman Hutan Zoe, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa.
Pada sekitar lokasi tersebut sudah dilakukan perbaikan turap bantaran kalinya.
Namun, ia khawatir banjir masih akan terus terjadi apabila tidak dilakukan pembuatan sistem pengendalian banjir yang cukup besar seperti waduk atau embung.
“Sama di sini juga ada lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta seluas 9.000 meter, saya juga mau mengajukan untuk pembuatan waduk atau embung yang dapat menampung air cukup banyak,” tuturnya.
Anwar berharap, dengan peninjauannya bersama seluruh unsur terkait, membuat warga semakin nyaman atas kehadiran pemerintah dalam menjawab semua permasalahan di lingkungannya.
“Tentu ini akan terus kita lakukan secara rutin agar permasalahan lingkungan terutama banjir ini dapat diatasi,” katanya.
