Aliansi.co, Depok- Aksi warga Jalan Palautan Eres, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, yang menolak pembangunan rumah ibadah di lingkungan mereka, viral di media sosial, Sabtu (5/7/2025).
Video viral aksi penolakan pembangunan gereja tersebut satu di antaranya diunggah oleh akun Instagram Infodepok.
Hingga pukul 16.30 WIB, video unggahan tersebut masih dibanjiri komentar oleh warganet.
Tak sedikit warganet yang menyayangkan aksi penolakan pembangunan gereja oleh warga.
“Kayak begini pasti ada provokatornya, gak mungkin engga,” tulis akun @tuhuindra.
“Gue muslim..Tapi liat begini kok aneh yaa…Apa salahnya sama gereja?” komentar akun @iam.arman14
“Di islam kita harus menghargai agam yang lain, toleransi itu penting,” tulis akun @ryanstevenn.
“Cari tahu siapa provokatornya. Nah kalau sudah ketemu langsunga aj sikat miring,” komentar akun @mp_ramli.
Pihak gereja GBKP Runggung Studio Alam Depok, angkat bicara terkait aksi penolakan warga tersebut.
Zetsplayrs Tarigan selaku Ketua Bidang Marturia GBKP Runggun Studio Alam mengungkapkan bahwa pembangunan gereja sudah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan Pemerintah Kota Depok pada 4 Maret 2025.
“IMB gereja terbit karena ada persetujuan 60 persen dari warga sekitar. Semua sudah ada izinnya,” kata Tarigan saat dihubungi, Sabtu (5/7/2025).
Selain itu, lanjut Tarigan, pihak gereja juga sudah melakukan pertemuan dan rapat pemerintah setempat.
Pertemuan dengan Camat Cilodong, Lurah Kalibaru, LPM Kelurahan Kalibaru, hingga Ketua RT 02 dan RT 05, serta RW 03 Kelurahan Kalibaru, dilakukan sebelum peletakan batu pertama.
Dalam pertemuan tersebut, pihak gereja sepakat akan menghibahkan sebagian lahan untuk pebaran akses jalan.
“Jalan yang semula hanya 1,5 meter mau dilebarkan menjadi lebar 3,5 meter, kita sudah sepakat,” ujarnya.
“Kami hibahkan jalan ke komplek dan warga,” sambungnya.
Dia juga memastikan pihaknya siap untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan sosial di sekitar lingkungan gereja.
“Untuk kegiatan-kegiatan sosial ke depannya kita siap berpartisipasi,” tandasnya.
Diketahui, warga di Jalan Palautan Eres, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, menggelar aksi menolak pembangunan gereja di lingkungan mereka, Sabtu (5/7/2025).
Penolakan tersebut disampaikan warga dengan membentangkan spanduk dan menggunakan pengeras suara untuk menyuarakan penolakan mereka secara terbuka.
Dalam video yang beredar, tampak salah satu spanduk yang dibentangkan bertuliskan, “Kami Seluruh Warga RT 02 dan RT 05 RW 03 Menolak Keras untuk Mendirikan Pembangunan Gereja di Lingkungan Kami.”
