Selasa, Juli 7, 2026

Kinerja Pejabat DKI Disorot, Gubernur Pramono Didorong Berani Evaluasi Bawahan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat), Sugiyanto Emik, menyoroti tajam kualitas birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dinilainya sangat menentukan keberhasilan atau kegagalan seorang gubernur dalam menjalankan pemerintahan.

Menurutnya, ada empat jabatan kepala dinas yang menjadi penentu utama baik-buruknya wajah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, disertai peran vital dari para wali kota dan bupati.

“Wajah Gubernur DKI itu tidak semata ditentukan oleh pribadinya, tapi sangat bergantung pada kinerja para pejabat strategis di bawahnya,” ujar Sugiyanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/7/2025).

Adapun empat jabatan penentu itu, yakni Kepala Dinas Sumber Daya Air, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Imbau Jajaran Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan

“Kalau mereka tidak bekerja maksimal, citra gubernur yang rusak,” sambung Sugiyanto.

Ia menyampaikan, persoalan banjir, kemacetan, sampah, dan urbanisasi adalah empat isu kronis yang selama ini terus membayangi Jakarta dan membutuhkan perhatian ekstra dari Gubernur Pramono Anung.

Menurutnya, penyelesaian terhadap persoalan tersebut hanya bisa dicapai jika pejabat yang mengisi posisi strategis memiliki kompetensi tinggi dan integritas yang kuat.

Sugiyanto menjelaskan, Kepala Dinas Sumber Daya Air memegang peran krusial dalam mengatasi banjir yang menjadi langganan di ibu kota.

“Banjir bisa memakan korban jiwa dan menyebabkan kerugian besar. Kalau kepala dinasnya lemah dalam mitigasi dan respons cepat, maka yang disalahkan pasti gubernur. Jabatan ini butuh pemimpin yang punya keahlian teknis dan sigap di lapangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Minta Jajaran Tidak Sembrono Kawal Demo Hari Buruh 

Untuk urusan transportasi dan kemacetan, Sugiyanto menyebut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) harus mampu melakukan terobosan nyata.

“Selama ini solusi Dishub seperti ganjil-genap hanya tambal sulam. ERP belum jalan. Padahal anggarannya besar. Kalau kepala dinas tidak mampu membuat strategi transportasi publik yang terintegrasi, masyarakat akan kecewa dan gubernur kena imbasnya,” katanya.

Terkait pengelolaan sampah, Sugiyanto menyebutkan bahwa kondisi Jakarta sudah darurat.

Ia menyoroti kegagalan RDF Rorotan yang seharusnya diresmikan pada minggu ke-9 program 100 hari kerja Gubernur DKI sesuai Ingub No. e-0001 Tahun 2025, namun batal karena kendala teknis dan protes warga atas bau menyengat dari hasil uji coba.

Baca Juga :  Sambut HUT Jakarta, Pj Gubernur DKI Ziarah ke Makam Pimpinan DKI Terdahulu

“Sampah Jakarta 8.000 ton per hari, dan kita masih bergantung pada TPST Bantargebang yang sudah mendekati batas. Proyek ITF Sunter mangkrak, RDF Rorotan bermasalah, bahkan gagal diresmikan sesuai Instruksi Gubernur. Ini kegagalan yang memalukan!” tegasnya.

“Kalau proyek seperti RDF yang sudah telan triliunan tidak jadi diresmikan, artinya pejabat terkait tidak bekerja dengan benar. Ini mencoreng nama gubernur di mata publik,” tambahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...