Aliansi.co,Tangsel- Warga RW 08 Nusa Loka, Sektor 14.6 Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Tangerang Selatan, meminta pembenahan sistem gorong-gorong yang mengalirkan air dari tandon Maruga.
Permintaan itu disampaikan dalam rapat konsolidasi bersama Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Syamsul Hariyanto, yang digelar di sebuah kafe di kawasan Nusa Loka, pada Sabtu (12/7/2025)
Permasalahan gorong-gorong menjadi keluhan utama dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, dan tokoh lintas agama.
Ketua RW 08 Raden Marudut Sinaga mengungkapkan, luapan air dari tandon Maruga yang mengalir deras melalui gorong-gorong berdampak dengan kerusakan lingkungan warga Nusa Loka.
“Air yang keluar dari tandon mengalir sangat deras melalui gorong-gorong utama, tetapi di ujung komplek, aliran itu dibagi ke dua gorong-gorong kecil. Akibatnya air tertahan dan berbalik arah,” ujar Raden Marudut, dikutip Minggu (13/7/2025).
Ia mengugkapkan, aliran balik tersebut telah menyebabkan erosi tanah di sekitar gorong-gorong, merusak jalan, serta membuat pagar rumah warga menjadi miring akibat pergeseran tanah.
“Tanah di sekitar gorong-gorong terus tergerus. Jalan jadi pecah-pecah dan pagar rumah warga ikut terdampak. Ini sudah berlangsung cukup lama,” imbuhnya.
Sekretaris RW 08, I Putu Wirya Supala, yang hadir bersama Bendahara RW 08 Yan Yusuf, menyampaikan harapan besar kepada DPRD agar keluhan warga bisa segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
“Kami berharap agar Pak Syamsul bisa membantu menyampaikan persoalan ini kepada dinas terkait agar ada pembenahan saluran air yang permanen,” ungkap Putu Wirya.
Menanggapi aspirasi warga, Syamsul Hariyanto menegaskan komitmennya untuk segera meninjau lokasi dan mengupayakan solusi.
“Ini adalah keluhan serius yang menyangkut keselamatan lingkungan warga. Saya akan turun langsung ke lapangan dan segera menyampaikan kepada instansi teknis terkait agar segera dilakukan penanganan,” ujar Syamsul.
Syamsul menambahkan, bahwa konsolidasi ini merupakan bagian dari komitmennya untuk menjalin komunikasi yang erat antara legislatif dan masyarakat.
“Pertemuan seperti ini sangat penting agar kami di DPRD dapat menyerap langsung aspirasi warga, khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk hadir dan mendengar,” tandasnya. AS
