Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dan Badan Narkotika Kecamatan (BNK) memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba.
Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah meningkatnya keterlibatan wanita sebagai kurir narkoba.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Kepala BNNP DKI Jakarta, Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro dan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin.
Turut hadir Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Timur Eka Darmawan dan sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.
“Kurir wanita, ini menjadi perhatian dan akan kita gaungkan ke masyarakat secara roadshow di 10 kecamatan, termasuk ke lembaga-lembaga pendidikan. Sehingga keamanan dari ancaman bahaya narkoba dapat terselesaikan di Jakarta Timur,” ujar Sekretaris Kota Jakarta Timur, Eka Darmawan, Rabu (23/7/2025).
Eka menegaskan bahwa upaya pencegahan membutuhkan kerja sama lintas sektor, mulai dari Tim Penggerak PKK, Kesbangpol, Satpol PP hingga Bagian Hukum untuk memberikan edukasi hukum secara menyeluruh kepada masyarakat.
“Tadi kita bersama berkomitmen pada program Bersinar—Bersih dari Narkoba. Ini akan menjadi gerakan bersama yang konsisten dan menyeluruh,” tambahnya.
Selain isu kurir wanita, dalam pertemuan itu turut dibahas juga terkait pengawasan terhadap lembaga rehabilitasi dan toko obat berizin di wilayah Jakarta Timur.
Pemerintah kota diminta untuk aktif melakukan kontrol dan monitoring agar kegiatan rehabilitasi berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Harapan kami, melalui audiensi ini akan terjalin kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, BNN, elemen masyarakat, dan pihak swasta dalam mewujudkan lingkungan Jakarta Timur yang Bersinar,” tegas Eka.
Sementara itu, Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro menyambut baik pertemuan tersebut.
Ia mengatakan kunjungan ke Kantor Wali Kota Jakarta Timur sebagai langkah strategis memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Tadi kita bahas beragam ide penanggulangan dan pencegahan bahaya narkoba. Juga dibahas rencana sosialisasi dari berbagai program yang akan disinergikan, mulai dari kampanye anti narkoba, duta narkoba, dan masih banyak lagi,” jelas Brigjen Awang.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara BNN dan pemerintah daerah sangat penting demi menciptakan wilayah yang aman, sehat, dan terbebas dari narkoba.
“Kami siap mendukung setiap langkah konkret dari Pemkot Jakarta Timur dalam membangun lingkungan yang Bersinar,” tandasnya.
