Selasa, Mei 19, 2026

Polisi Tangkap 9 Pelaku Penyerangan Rumah Ibadah di Padang, Wakapolda: Penyelidikan Masih Berjalan

WIB

Aliansi.co, Sumbar- Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) bergerak cepat menyusul insiden penyerangan terhadap rumah doa milik Jemaat Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Anugerah yang terjadi di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Hingga Senin (28/7), polisi telah mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut.

“Dari kejadian ini sudah kami amankan sembilan orang yang terekam dalam video yang beredar. Tidak tertutup kemungkinan jumlah pelaku akan bertambah, karena proses penyelidikan masih terus berjalan,” ungkap Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, dikutip Selasa (29/7/2025).

Baca Juga :  Selain Larangan Beristri 2, Ini Pemicu Kasatpol PP Dianiaya Anggotanya hingga Berdarah-darah

Solihin menegaskan proses hukum akan diberlakukan kepada seluruh pelaku tanpa pandang bulu.

Menurutnya, tindakan tegas diperlukan untuk menjaga ketertiban serta mencegah kejadian serupa terulang.

“Di Sumbar tidak ada yang boleh bertindak semena-mena. Semua harus sesuai koridor hukum,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

Solihin memastikan seluruh proses penyelidikan dan penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan.

Baca Juga :  Viral Orasi Berapi-api Bupati Tasikmalaya 'Bersatu Bantu Israel' 

“Jangan masyarakat gegabah, jangan masyarakat bertindak anarkis, semua ada hukum. Jadi siapa yang berbuat tentunya akan bertanggung jawab,” kata Solihin.

Ia juga mengingatkan pentingnya penyelesaian masalah melalui jalur hukum dan dialog, bukan kekerasan.

“Kita adalah negara hukum, tentunya semua ada aturan hukum. Tidak bisa kita bertindak anarkis atau kemauan sendiri. Semua bisa dibicarakan, bisa dikomunikasikan,” imbuhnya.
Rekaman Video Viral, Anak-Anak Jadi Korban

Penyerangan terhadap rumah ibadah GKSI Anugerah terjadi pada Minggu sore (27/7), saat jemaat tengah melangsungkan ibadah.

Baca Juga :  Kasus KDRT Berdarah, Tolak Ajakan Wik Wik, Kemaluan Istri Dirobek Suami hingga 10 Centimeter

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat sekelompok warga membawa balok kayu dan merusak bangunan serta fasilitas rumah doa.

Suasana mencekam terlihat jelas, dengan terdengar tangisan anak-anak dan kepanikan jemaat yang sedang berdoa.

Akibat insiden tersebut, dua anak dilaporkan mengalami luka dan trauma.

Peristiwa ini memicu kecaman luas dari berbagai pihak yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk intoleransi yang tak dapat dibenarkan dalam negara hukum.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...