Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memastikan mempercepat proses pembangunan fisik Sentra Fauna dan Pusat Kuliner di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Pembangunan yang mulai pada bulan Agustus ini, ditargetkan rampung dalam tiga bulan ke depan.
“Lokasinya super strategis dan ramai karena berseberangan dengan Stasiun Kereta Lenteng Agung. Pekerjaan pembangunan akan dilakukan maksimal. Lebih cepat selesai lebih bagus,” kata Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Murthado dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).
Ali Murtadho menegaskan, kios-kios Sentra Fauna dan pusat kuliner yang dibangun, diperuntukkan sebagai lokasi relokasi pedagang di Jalan Barito Kramat Pela yang terdampak pembangunan Taman Bendera Pustaka.
“Diutamakan untuk pedagang di loksem Jalan Barito yaitu JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96,” katanya.
Ali Murtadho mengatakan Sentra Fauna dan Pusat Kuliner dibangun diatas lahan milik Pemprov DKI Jakarta seluas sekitar 7.000 meter persegi.
Adapun desain peruntukan ruang dikelompokkan dalam beberapa zonasi di antaranya area jalan masuk dan parkir, area UMKM kuliner, area UMKM pedagang hewan peliharaan, bangunan kantor, dan tempat ibadah, serta area ruang terbuka atau plaza.
Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan
Menengah, Elisabeth Ratu Rante Allo Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Sentra Fauna dan
Pusat Kuliner Lenteng Agung hadir sebagai wajah baru perdagangan hewan peliharaan.
Menurut Ratu, pembangunan yang dilakukan mengusung konsep pasar hewan modern yang higienis dan ramah lingkungan.
Kemudian sebagai wahana edukasi satwa dan konservasi, menjadi destinasi wisata edukatif yang menggabungkan hiburan dan literasi lingkungan, serta zona UMKM hewan peliharaan yang tertata dan mendukung kesejahteraan pedagang.
“Sentra Fauna Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang
pembelajaran dan rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga dan pecinta satwa,” jelas Ratu.
