Kamis, Juli 16, 2026

Pemkot Jaksel Percepat Pembangunan Sentra Fauna dan Pusat Kuliner Lenteng Agung, Target Tiga Bulan Rampung

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memastikan mempercepat proses pembangunan fisik Sentra Fauna dan Pusat Kuliner di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pembangunan yang mulai pada bulan Agustus ini, ditargetkan rampung dalam tiga bulan ke depan.

“Lokasinya super strategis dan ramai karena berseberangan dengan Stasiun Kereta Lenteng Agung. Pekerjaan pembangunan akan dilakukan maksimal. Lebih cepat selesai lebih bagus,” kata Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Murthado dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga :  Pedagang Barito Diberi SP I, Pemkot Jaksel Dorong Relokasi ke Sentra Fauna Lenteng Agung

Ali Murtadho menegaskan, kios-kios Sentra Fauna dan pusat kuliner yang dibangun, diperuntukkan sebagai lokasi relokasi pedagang di Jalan Barito Kramat Pela yang terdampak pembangunan Taman Bendera Pustaka.

“Diutamakan untuk pedagang di loksem Jalan Barito yaitu JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96,” katanya.

Ali Murtadho mengatakan Sentra Fauna dan Pusat Kuliner dibangun diatas lahan milik Pemprov DKI Jakarta seluas sekitar 7.000 meter persegi.

Baca Juga :  Dorong UMKM Bergerak, Pemkot Jaksel Ajak ASN Makan Siang di Teras Lenteng Agung

Adapun desain peruntukan ruang dikelompokkan dalam beberapa zonasi di antaranya area jalan masuk dan parkir, area UMKM kuliner, area UMKM pedagang hewan peliharaan, bangunan kantor, dan tempat ibadah, serta area ruang terbuka atau plaza.

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan
Menengah, Elisabeth Ratu Rante Allo Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Sentra Fauna dan
Pusat Kuliner Lenteng Agung hadir sebagai wajah baru perdagangan hewan peliharaan.

Baca Juga :  Relokasi Pedagang Barito, Pemkot Jaksel Kebut Pembangunan Sentra Fauna Lenteng Agung

Menurut Ratu, pembangunan yang dilakukan mengusung konsep pasar hewan modern yang higienis dan ramah lingkungan.

Kemudian sebagai wahana edukasi satwa dan konservasi, menjadi destinasi wisata edukatif yang menggabungkan hiburan dan literasi lingkungan, serta zona UMKM hewan peliharaan yang tertata dan mendukung kesejahteraan pedagang.

“Sentra Fauna Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang
pembelajaran dan rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga dan pecinta satwa,” jelas Ratu.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...