Selasa, Mei 19, 2026

Malam Berdarah di Desa Kasikan, Ketua Serikat Pekerja Dibacok Secara Brutal hingga Tewas

WIB

Aliansi.co, Kampar- Warga Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, digegerkan dengan insiden tragis yang merenggut nyawa Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) setempat bernama Suryono.

Ia ditemukan tewas bersimbah darah setelah dibacok oleh orang tak dikenal (OTK) pada Senin malam (18/8/2025).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di kantor SPTI Desa Kasikan, saat korban tengah tertidur.

Serangan dilakukan secara brutal, menyebabkan luka bacok parah di bagian paha kiri belakang.

Baca Juga :  Mahasiswa Geruduk Kejari Kota Bekasi, Desak Kasus Korupsi Pengadaan Alat Olahraga Dispora Dituntaskan

Suryono sempat mendapatkan pertolongan warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Tandun.

Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat.

Saksi mata yang juga rekan korban, Rendi Marbun, mengungkapkan detik-detik sebelum korban kehilangan kesadaran.

“Dia sempat minta tolong dibawa ke rumah sakit. Lalu saya langsung mencari bantuan tetangga bawa dia ke rumah sakit,” ujar Rendi kepada wartawan, dikutip Rabu (20/8/2025).

Baca Juga :  Sosok Tiktoker Fikri Murtadha, Tersangka Penghina Agama Kristen di Medan

Mendapat laporan dari warga, aparat kepolisian dari Polsek Tapung Hulu segera bergerak ke lokasi.

Tim yang turun ke lapangan di antaranya Kanit Reskrim Ipda Zulkarnaini,  Bhabinkamtibmas Bripka Jasman Heri, dan Babinsa Desa Kasikan Serma A.Y. Zalukhu.

Ipda Zulkarnaini menyatakan, pihaknya tengah mendalami insiden ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Baca Juga :  Dirujak Netizen, Pelapor Anak Kecil Pengkritik Wali Kota Jambi Tiarap dari Medsos, Ini Profil dan Jabatannya

“Perkembangan akan kami sampaikan. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari informasi awal yang beredar di masyarakat, sempat muncul dugaan bahwa insiden berdarah ini berkaitan dengan konflik antar kelompok bongkar muat pupuk.

Namun pihak kepolisian belum dapat mengonfirmasi motif tersebut.

“Kami belum bisa memastikan motif di balik penyerangan ini. (Pelaku) masih terus kami dalami,” kata Ipda Zulkarnaini. (MPG)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...