Selasa, Agustus 18, 2026

Malam Berdarah di Desa Kasikan, Ketua Serikat Pekerja Dibacok Secara Brutal hingga Tewas

WIB

Aliansi.co, Kampar- Warga Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, digegerkan dengan insiden tragis yang merenggut nyawa Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) setempat bernama Suryono.

Ia ditemukan tewas bersimbah darah setelah dibacok oleh orang tak dikenal (OTK) pada Senin malam (18/8/2025).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di kantor SPTI Desa Kasikan, saat korban tengah tertidur.

Serangan dilakukan secara brutal, menyebabkan luka bacok parah di bagian paha kiri belakang.

Baca Juga :  Kepala Desa Ungkap Sosok Dokter Wayan yang Viral Praktek di Tempat Sampah

Suryono sempat mendapatkan pertolongan warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Tandun.

Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat.

Saksi mata yang juga rekan korban, Rendi Marbun, mengungkapkan detik-detik sebelum korban kehilangan kesadaran.

“Dia sempat minta tolong dibawa ke rumah sakit. Lalu saya langsung mencari bantuan tetangga bawa dia ke rumah sakit,” ujar Rendi kepada wartawan, dikutip Rabu (20/8/2025).

Baca Juga :  Selain Larangan Beristri 2, Ini Pemicu Kasatpol PP Dianiaya Anggotanya hingga Berdarah-darah

Mendapat laporan dari warga, aparat kepolisian dari Polsek Tapung Hulu segera bergerak ke lokasi.

Tim yang turun ke lapangan di antaranya Kanit Reskrim Ipda Zulkarnaini,  Bhabinkamtibmas Bripka Jasman Heri, dan Babinsa Desa Kasikan Serma A.Y. Zalukhu.

Ipda Zulkarnaini menyatakan, pihaknya tengah mendalami insiden ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Baca Juga :  Positif Narkoba usai Tes Urine Dadakan, Kajari Madiun Dicopot

“Perkembangan akan kami sampaikan. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari informasi awal yang beredar di masyarakat, sempat muncul dugaan bahwa insiden berdarah ini berkaitan dengan konflik antar kelompok bongkar muat pupuk.

Namun pihak kepolisian belum dapat mengonfirmasi motif tersebut.

“Kami belum bisa memastikan motif di balik penyerangan ini. (Pelaku) masih terus kami dalami,” kata Ipda Zulkarnaini. (MPG)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...