Minggu, Agustus 23, 2026

Pengamat Ungkap Motif di Balik Tuduhan Jual Beli Jabatan kepada Kepala BKD DKI

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pengamat Kebijakan Publik Sugiyanto Emik mengkritisi beredarnya dua video dari akun TikTok Pencari Keadilan yang menuding Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, terlibat dalam praktik jual beli jabatan dan isu lainnya.

Sugiyanto menilai, pola penyebaran konten tersebut menunjukkan adanya dugaan upaya untuk merusak reputasi Chaidir sebagai pejabat senior di Pemprov DKI.

Sugiyanto mengaku langsung mengkonfirmasi konten tersebut kepada Chaidir melalui sambungan telepon.

“Saya langsung menanyakan isu itu kepada Bang Chaidir setelah melihat video di TikTok dan beberapa pemberitaan online. Saya ingin memastikan kebenarannya,” kata Sugiyanto, Jumat (28/11/2025).

Baca Juga :  Dinyatakan Lengkap, Kasus Hoax Pilpres Palti Hutabarat Dilimpahkan ke Kejaksaan Batu Bara

Dalam percakapan itu, Chaidir dengan tegas menolak seluruh isi tuduhan tersebut.

Menurut Chaidir, narasi yang beredar tidak memiliki dasar dan termasuk informasi bohong atau hoaks.

Sugiyanto menilai cara penyajian tuduhan tersebut sengaja menggunakan istilah “dugaan” agar pembuat konten tidak mudah dijerat pidana pencemaran nama baik.

“Pembuat konten pandai bermain aman dengan menggunakan kata ‘dugaan’ agar tidak mudah dijerat pencemaran nama baik. Padahal substansi yang mereka dorong jelas mengarah pada pembentukan opini negatif,” bebernya.

Ia menyebut strategi itu sering digunakan untuk memanfaatkan celah hukum sekaligus menciptakan persepsi negatif terhadap target pemberitaan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Buka Hotline Pengaduan Penanganan Kasus hingga Keluhan Penyidik

Menurutnya, pola tersebut menunjukkan adanya indikasi upaya sistematis untuk menurunkan reputasi Kepala BKD DKI Jakarta

“Melihat penyajiannya, saya menduga target mereka hanya satu: menempelkan citra buruk kepada Bang Chaidir,” jelas SGY, sapaannya.

Penegasan Jalahoaks

Portal resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jalahoaks, pada 25 November 2025 menetapkan unggahan TikTok tersebut sebagai disinformasi dan mengkategorikannya sebagai konten buatan (fabricated content).

Dalam laporan itu dijelaskan bahwa video yang menarasikan adanya skandal dan jual beli jabatan di BKD DKI sama sekali tidak sesuai dengan prosedur formal pengelolaan kepegawaian di lingkungan Pemprov DKI.

Hasil koordinasi Tim Jalahoaks dengan Chaidir menegaskan bahwa isi video tidak kontekstual dengan proses pengangkatan, pemindahan, maupun pemberhentian pegawai.

Baca Juga :  DBD Mengamuk, Wali Kota Jaksel Dorong Lurah-Camat PSN Dua Kali Seminggu

Chaidir juga mengaku telah melaporkan unggahan tersebut kepada kepolisian untuk diproses secara hukum.

Dugaan Motif di Balik Tuduhan

Melihat pola penyebaran informasi, Sugiyanto menduga kuat tujuan utama pembuat konten adalah merusak citra positif Chaidir sebagai Kepala BKD DKI Jakarta.

Sugiyanto menilai ada dua langkah yang dapat ditempuh dalam menghadapi tuduhan semacam ini.

“Membiarkannya mereda dengan sendirinya atau menempuh jalur hukum. Namun langkah  sepenuhnya di tangan Bang Chaidir sebagai pihak yang dirugikan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...