Sabtu, April 18, 2026

Pemerintah Kucurkan Rp268 Miliar untuk Penanganan Bencana, Mendagri Tito: Semua Sudah Diterima Daerah

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp268 miliar untuk mempercepat penanganan bencana alam di sejumlah daerah terdampak.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan dana tambahan tersebut telah diterima seluruh pemerintah daerah sasaran dan digunakan untuk mendukung penanganan darurat hingga pemulihan layanan dasar masyarakat.

Hal itu disampaikan Tito dalam keterangan pers di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Alam, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Ia menegaskan, pemerintah pusat terus mengawal agar bantuan anggaran benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Anggaran belanja tidak terduga untuk 52 kabupaten, kota, dan provinsi, dari Bapak Presiden sebagai tambahan, sebanyak Rp268 miliar, kami cek sudah diterima semua oleh tiga provinsi,” ujar Tito.

Baca Juga :  Mutasi Akhir Tahun Polri, 16 Polwan Jadi Kombes hingga Kapolres

Selain dukungan dari pemerintah pusat, Tito mengungkapkan adanya solidaritas lintas daerah dalam penanganan bencana.

Sejumlah pemerintah daerah turut menyalurkan bantuan anggaran maupun barang untuk membantu wilayah yang terdampak.

“Total Rp43 miliar, ditambah dengan asosiasi pemerintah kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Lahat Pak Bursah Zarnubi, turun langsung ke sana lebih kurang Rp5 miliar. Jadi, totalnya kurang lebih Rp48 miliar,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri juga mempercepat pemulihan layanan administrasi kependudukan bagi warga terdampak bencana.

Langkah ini diambil agar masyarakat tetap dapat mengakses hak-hak administrasi secara cepat dan tanpa biaya.

Baca Juga :  Heboh Poster Kandidat Menteri Kabinet Prabowo-Gibran, Jabatan Kepala BIN jadi Sorotan

“Dari Kemendagri membentuk sembilan tim, dari dukcapil ke tiga provinsi, mulai 10 Desember kemarin, untuk mempercepat layanan pengurusan dokumen-dokumen dukcapil, seperti akta kelahiran, KTP yang hilang, dan lain-lain, tanpa memungut bayaran sudah diturunkan,” ungkap Tito.

Untuk pemulihan jangka menengah, pemerintah juga menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana.

Pembangunan tersebut dilakukan melalui kerja sama lintas kementerian dengan dukungan non-APBN.

“Ini dukungan dari beberapa yayasan, yaitu hunian tetap,” kata Tito.

Ia merinci, total hunian tetap yang akan dibangun mencapai 2.600 unit yang tersebar di beberapa wilayah terdampak.

Pembangunan tersebut dijadwalkan segera dimulai melalui pelaksanaan peletakan batu pertama.

“Mengenai lokasi-lokasinya, jadi 2.600 unit, ini tanpa APBN. Aceh 1.000 unit, Sumut 1.000 unit, dan Sumbar 600 unit. Besok akan ada groundbreaking di Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Kita akan turun langsung ke sana,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolri Minta Maaf, Akui Kinerja Polri Masih Jauh dari Sempurna

Terkait keberlangsungan pemerintahan di tingkat desa, Tito menyampaikan bahwa pemerintah pusat tengah mendata kantor-kantor desa yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Pemerintah akan mengambil langkah lanjutan apabila pemerintah daerah mengalami keterbatasan dalam penanganannya.

“Khusus yang rusak ringan ini akan kita lihat kemampuan daerah apakah mampu. Kalau tidak mampu, kita akan ambil alih. Dan untuk yang rusak berat nanti kami akan tunjukkan kepada Menteri PU,” pungkas Tito.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...