Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan (Wali Kota Jaksel), M Anwar mengungkap cara dan upaya yang dilakukannya dalam menangani genangan dan banjir.
Anwar mengaku upaya yang dilakukannya tersebut telah berhasil menghilangkan banjir di Jakarta Timur.
Hal itu dikatakan Anwar saat memberikan pengarahan kepada para lurah, camat dan para pimpinan UKPD pada hari pertama kerja menjadi orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan, pada Kamis (8/5/2025).
“Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan membuat sumur resapan dalam, dengan kedalaman sekitar 30 meter,” ujar Anwar.
Dalam kegiatan pengarahan ini turut hadir Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin dan para asisten.
Anwar mengatakan, selain membangun sumur resapan, seluruh perangkat daerah juga harus saling membahu dalam menangani genangan dan banjir.
Ia pun berharap, dengan adanya pembangunan sumur resapan dalam tersebut, banjir yang tadinya berlangsung lima jam bisa menjadi dua jam hingga hilang sama sekali.
“Kita sudah buat itu di Jakarta Timur dan berhasil menangani genangan atau banjir,” ujarnya.
Kemudian, permasalahan tawuran, menurutnya, harus diselesaikan dengan cara Focus Group Discussion (FGD) bersama seluruh pihak, warga yang terlibat tawuran, orang tua, hingga aparat penegak hukum.
“Apabila kita intens melakukan itu, pastinya mereka juga akan mengerti dan paham, sehingga permasalahan tawuran itu tidak berulang terjadi dan tidak juga akan terus menjadi pemberitaan negatif media di Jakarta Selatan,” bebernya.
Anwar juga mengajak seluruh OPD untuk menggaungkan inovasi-inovasinya di lingkungannya masing-masing yang nantinya akan menjadi contoh baik bagi wilayah lainnya.
“Intinya dari semua itu, mari kita tingkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam menciptakan Jakarta Selatan yang lebih baik dan lebih kondusif ke depannya,” tambahnya.
