Jumat, Juli 17, 2026

Tertibkan Bangunan Liar, Lurah Cipete Utara Diteror Surat Terbuka

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Warga bersama pengurus Karang Taruna Cipete Utara menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Lurah Cipete Utara dalam menertibkan bangunan liar di Jalan Nangka, RT 02/05, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Bangunan tersebut dibongkar petugas karena berdiri di atas lahan fasilitas umum dan diduga akan dialihfungsikan menjadi tempat usaha.

Meski sempat dipasangi spanduk bertuliskan “pos kamling”, warga menegaskan bangunan itu bukan pos keamanan lingkungan.

Ketua Karang Taruna Cipete Utara A.M. Nurdin mengatakan, spanduk pos kamling hanya dijadikan modus untuk mengelabui petugas agar bangunan tersebut tidak ditertibkan.

“Dari awal kami sudah tahu itu bukan pos kamling. Itu hanya akal-akalan saja supaya tidak dibongkar. Faktanya, bangunan itu rencananya mau dipakai untuk usaha,” ujar Nurdin saat ditemui di lokasi, Sabtu (24/1/2026).

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Dorong Remaja Jadi Agen Perubahan Lewat Duta Genre 2025

Menurut Nurdin, keberadaan bangunan liar tersebut justru merugikan warga karena mengganggu fungsi fasilitas umum yang seharusnya dapat dimanfaatkan bersama.

Ia menilai, praktik pengalihfungsian fasilitas umum untuk kepentingan pribadi kerap terjadi dan perlu dihentikan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

“Banyak fasilitas umum yang pelan-pelan dialihfungsikan oleh oknum untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Kalau ini dibiarkan, nanti yang lain ikut-ikutan. Karena itu kami mendukung penuh penertiban,” kata Nurdin.

Nurdin juga mengapresiasi langkah tegas Lurah Cipete Utara beserta jajaran yang menindaklanjuti laporan warga dan melakukan pembongkaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Nurdin yang juga Wakil Ketua I Karang Taruna Kecamatan Kebayoran Baru, berharap ke depan pengawasan terhadap aset dan lahan fasilitas umum dapat diperketat serta warga didorong aktif melapor jika menemukan pelanggaran serupa.

Baca Juga :  Warga Laporkan Proyek Lapangan Padel ke Polda Metro Jaya, Berawal dari Keluhan Bising hingga Banjir

“Kami ingin lingkungan tertib dan adil. Fasilitas umum harus kembali ke fungsi awalnya untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Di sisi lain, Lurah Cipete Utara Rocky A. Tarigan mengakui menerima teror usai penertiban bangunan liar tersebut.

Teror itu berupa penyebaran surat terbuka melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan tokoh masyarakat dan Forum Masyarakat Cipete Utara.

Dalam surat tersebut, Rocky dituding melakukan pembongkaran pos kamling tanpa prosedur, bersikap arogan, hingga diminta untuk dimutasi dari jabatannya sebagai lurah.

“Iya, ada surat bodong yang disebarkan oleh oknum yang diduga berkaitan dengan bangunan liar yang kita bongkar. Isinya membuat laporan palsu seolah-olah kami membongkar pos kamling,” kata Rocky saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Diduga Ada Permintaan, Kasus Penebangan Pohon di Depan Showroom Kebayoran Lama Diselidiki Timsus

Rocky menegaskan, tudingan dalam surat tersebut tidak berdasar.

Ia memastikan bangunan yang dibongkar bukan pos kamling dan berdiri di atas lahan fasilitas umum tanpa izin.

“Penertiban dilakukan sesuai aturan sebagai tindak lanjut laporan warga. Tujuannya untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum,” ujar Rocky.

Menanggapi tuduhan tersebut, Nurdin menyebut klaim dalam surat terbuka itu tidak mencerminkan suara warga Cipete Utara.

“Itu bohong semua. Kami sebagai warga dan pemuda Karang Taruna justru mendukung penertiban yang dilakukan jajaran kelurahan. Tokoh masyarakat Cipete Utara juga menyatakan dukungannya,” tegas Nurdin.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Fakta Baru di Balik Teror Bom SD di Jaksel, Ternyata Gegara soal Pembelian Seragam Sekolah

Aliansi.co,Jakarta-Terungkap fakta baru di balik kasus ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap aksi yang menggegerkan di...

Awal Terungkapnya Wali Murid sebagai Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Bermula dari Jejak Ini 

Aliansi.co,Jakarta- Kasus teror ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diungkap polisi. Polisi mengungkap identitas pelaku yang ternyata merupakan seorang...

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...