Aliansi.co, Jakarta- Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murthadho memboyong aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk meramaikan kawasan Teras Lenteng Agung (Teras LA), Jagakarsa, sebagai upaya menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ajakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Jakarta Selatan agar ASN turut berperan aktif mendukung aktivitas ekonomi di ruang publik terpadu yang telah disediakan pemerintah.
Dalam kunjungannya ke Teras LA, Selasa (27/1/2026), Ali Murthadho yang akrab disapa Aldo didampingi Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan Djaharuddin, serta jajaran terkait.
Aldo bersama rombongan berkeliling kawasan Teras LA dan menyempatkan diri berdialog langsung dengan sejumlah pedagang kuliner yang menempati Blok A dan Blok E.
Ia mengatakan, kehadirannya bersama jajaran Pemkot Jakarta Selatan bertujuan untuk memastikan Teras LA dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang publik terpadu yang mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Saya lihat kondisinya sudah sangat bagus, seluruh tenant sudah penuh dan ramai yang beli. Ditambah dengan kehadiran ASN, omzet pedagang naik signifikan,” ujar Aldo saat ditemui di Warung Mama Blok E23 Teras LA, Selasa (27/1/2026).
Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, Aldo berharap para pedagang, khususnya pelaku usaha kuliner, dapat menjaga kualitas produk yang dijual.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kawasan Teras LA agar pengunjung merasa nyaman dan tertarik untuk kembali.
“Kalau makanannya enak, tempatnya sudah nyaman, orang pasti balik lagi. Ini sih sudah cakep semuanya, siap-siap saja kebanjiran orang yang datang,” kata Aldo yang disambut tawa para pedagang.
Salah satu pedagang kuliner, Tia, pemilik Warung Mama, membenarkan adanya peningkatan omzet sejak adanya imbauan dari Wali Kota Jakarta Selatan agar ASN berkunjung ke Teras LA.
Ia mengaku, pada hari pertama kunjungan ASN, omzet penjualannya tembus lebih dari Rp 700.000.
Menurut Tia, jumlah tersebut meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, meski kiosnya baru mulai beroperasi pukul 13.00 WIB hingga tengah malam.
“Naiknya sampai dua kali lipat dari hari biasanya. Dari nasi bakar, roti bakar, pisang bakar sampai minuman es jeruk dan kopi semuanya laris,” ujar Tia dengan wajah sumringah.
Tia pun berharap imbauan kunjungan ke Teras LA tidak hanya berlaku selama dua pekan, melainkan dapat diperpanjang agar manfaatnya semakin dirasakan para pedagang.
“Kalau bisa seterusnya ya, soalnya dampaknya kelihatan banget,” ucap Tia.
