Selasa, September 1, 2026

Di Depan Kadis SDA, Pramono Blak-blakan Ungkap Pembebasan Normalisasi Ciliwung Adem Ayem

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara blak-blakan mengungkapkan bahwa proses pembebasan lahan untuk normalisasi Kali Ciliwung yang dilakukan Dinas Sumber Daya Air berlangsung adem ayem.

Pernyataan itu disampaikannya di hadapan Kepala Dinas Sumber Daya Air (Kadis SDA) DKI Jakarta Ika Agustin, saat meninjau lokasi pembebasan lahan di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).

Pramono mengatakan, proses pembebasan lahan yang berlangsung secara adem ayem tanpa gejolak di masyarakat menjadi bukti keseriusan Pemprov DKI dalam mengendalikan banjir, khususnya di wilayah aliran Sungai Ciliwung.

“Saya menginginkan normalisasi Ciliwung ini berjalan dengan tidak ribut-ribut. Banyak pasti tidak menyangka, kami sudah melakukan pembebasan yang cukup masif di tempat ini. Dan itu memang dilakukan secara adem ayem,” ujar Pramono.

Baca Juga :  Usai Sepekan Penanganan Sampah di Pasar Kramat Jati, Begini Kondisi Terkini

Ia menegaskan, pembebasan lahan merupakan faktor kunci dalam pengendalian banjir Jakarta, mengingat sekitar 40 persen aliran sungai di ibu kota berada di kawasan Sungai Ciliwung.

Di Kelurahan Cawang, terdapat 411 bidang lahan yang harus dibebaskan untuk kebutuhan normalisasi dengan panjang mencapai 2.401 meter.

Hingga saat ini, pembebasan baru terealisasi pada 20 bidang lahan sepanjang sekitar 150 meter pada 2025.

“Pada 2026 ini akan dilanjutkan pembebasan sebanyak 133 bidang atau sekitar 557 meter, dan sisanya ditargetkan selesai pada 2027,” kata Pramono.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Temui Korban Kebakaran Tebet, Berikan Uang-Makanan Seminggu

Ia menegaskan seluruh proses pengadaan tanah dilakukan secara transparan oleh Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta tanpa melibatkan perantara.

Penilaian nilai lahan pun dilakukan langsung oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kami melakukan pembebasan ini langsung oleh pemerintah, tidak ada perantara. Penilaiannya juga dilakukan oleh BPN,” ujarnya.

Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPN DKI Jakarta yang telah mendukung kelancaran proses pembebasan lahan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Kepala Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta. Mudah-mudahan normalisasi Kali Ciliwung ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tutur dia.

Baca Juga :  Jelang Peresmian LRT Manggarai, Wali Kota Jaksel Minta Bina Marga Perbaiki Trotoar Jelek dan Rusak

Proyek normalisasi Sungai Ciliwung sendiri terbagi ke dalam dua segmen.

Segmen pertama mencakup wilayah Manggarai hingga Jalan MT Haryono dengan panjang sungai sekitar 7 kilometer dan rencana pembangunan tanggul sepanjang 14,99 kilometer.

Sementara segmen kedua membentang dari Jalan MT Haryono hingga TB Simatupang sepanjang 12,89 kilometer.

Pada segmen ini direncanakan pembangunan tanggul sepanjang 18,70 kilometer, dengan realisasi yang telah mencapai sekitar 8,90 kilometer.

Secara keseluruhan, dari total rencana pembangunan tanggul sepanjang 33,69 kilometer di sepanjang Sungai Ciliwung, hingga kini telah terealisasi sekitar 17,14 kilometer.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Viral Pria Gesek-gesek Kolong Mobil di GBK, Dugaan Polisi Debt Collector

Aliansi.co,jakarta- Aksi dua pria yang diduga menggesek nomor rangka kendaraan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi keduanya terekam...

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...