Minggu, April 19, 2026

Pemkot Jaksel Imbau Warga Waspadai Dampak Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mengimbau warga untuk mewaspadai dampak konsumsi ikan sapu-sapu yang dinilai berpotensi membahayakan kesehatan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar mengatakan, masyarakat perlu lebih selektif dalam mengonsumsi makanan, terutama yang tidak jelas asal-usul bahan bakunya.

Ia mengingatkan, ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar berisiko mengandung zat berbahaya.

“Saya khawatir masyarakat yang tidak mengetahui asal-usulnya tetap mengonsumsi. Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi bisa muncul dalam dua hingga tiga tahun ke depan,” ujar Anwar dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Minta Jajaran Tidak Sembrono Kawal Demo Hari Buruh 

Anwar menjelaskan, ikan sapu-sapu termasuk spesies invasif yang banyak ditemukan di kali dan sungai Jakarta Selatan.

Selain merusak ekosistem, ikan tersebut juga kerap hidup di perairan dengan tingkat pencemaran tinggi.

Pemkot Jakarta Selatan sebelumnya juga telah menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di 10 kecamatan.

Dalam operasi tersebut, petugas menargetkan penangkapan hingga lima ton ikan untuk mengendalikan populasinya.

Baca Juga :  Temui Heru Budi di Balai Kota DKI, Bima Arya Singgung Ahok dan Anies hingga Koordinasi Masalah Banjir

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro menjelaskan, pihaknya akan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya konsumsi ikan sapu-sapu.

“Ke depan, kami akan memperkuat sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa ikan ini berpotensi mengandung logam berat seperti merkuri dan timbal,” kata Ridho.

Ia menambahkan, dalam jangka pendek, penangkapan ikan sapu-sapu akan terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas PPSU, Dinas Lingkungan Hidup, hingga komunitas warga.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Jaringan Penghasut Demo Anarkis di Jakarta, Ada Direktur LSM

“Hal ini dikarenakan kandungan logam berat seperti merkuri dan timbal di dalam tubuh ikan sapu-sapu sangat tinggi,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...