Jumat, Juli 31, 2026

Pemkot Jaksel Imbau Warga Waspadai Dampak Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mengimbau warga untuk mewaspadai dampak konsumsi ikan sapu-sapu yang dinilai berpotensi membahayakan kesehatan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar mengatakan, masyarakat perlu lebih selektif dalam mengonsumsi makanan, terutama yang tidak jelas asal-usul bahan bakunya.

Ia mengingatkan, ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar berisiko mengandung zat berbahaya.

“Saya khawatir masyarakat yang tidak mengetahui asal-usulnya tetap mengonsumsi. Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi bisa muncul dalam dua hingga tiga tahun ke depan,” ujar Anwar dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga :  Demi Jaga Kondusifitas, Timses Pram-Doel Mohon ke Mendagri Tolak Usulan Mutasi Pejabat DKI

Anwar menjelaskan, ikan sapu-sapu termasuk spesies invasif yang banyak ditemukan di kali dan sungai Jakarta Selatan.

Selain merusak ekosistem, ikan tersebut juga kerap hidup di perairan dengan tingkat pencemaran tinggi.

Pemkot Jakarta Selatan sebelumnya juga telah menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di 10 kecamatan.

Dalam operasi tersebut, petugas menargetkan penangkapan hingga lima ton ikan untuk mengendalikan populasinya.

Baca Juga :  Kejati Ungkap Modus Korupsi Dinas Kebudayaan Jakarta, Modal Foto Penari Cair Rp15 Miliar

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro menjelaskan, pihaknya akan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya konsumsi ikan sapu-sapu.

“Ke depan, kami akan memperkuat sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa ikan ini berpotensi mengandung logam berat seperti merkuri dan timbal,” kata Ridho.

Ia menambahkan, dalam jangka pendek, penangkapan ikan sapu-sapu akan terus dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas PPSU, Dinas Lingkungan Hidup, hingga komunitas warga.

Baca Juga :  Sambut Tamu KTT ASEAN, Satpol PP Jaksel Terjunkan Seluruh Personil, Tim URC Terus Berpatroli

“Hal ini dikarenakan kandungan logam berat seperti merkuri dan timbal di dalam tubuh ikan sapu-sapu sangat tinggi,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Buru Maling Tas Pedagang Martabak Mini saat Tidur, Ini Tampang Pelaku

Aliansi.co, Jakarta – Polisi tengah memburu pelaku pencurian tas milik seorang pedagang martabak mini yang terjadi saat korban tertidur di samping gerobaknya di Jalan...

Geger Polisi Narkoba Polres Tangsel Ditangkap, Polri Janji Proses Hukum Tanpa Tebang Pilih

Aliansi.co, Jakarta – Penangkapan Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Pardiman bersama enam anggotanya menggegerkan publik. Menyikapi kasus tersebut, Polri menegaskan tidak...

Bukan karena Nasi Uduk, Polisi Ungkap Pemicu di Balik Bentrokan Maut di Menteng

Aliansi.co,Jakarta- Polisi mengungkap fakta di balik bentrokan maut yang terjadi di kawasan Matraman hingga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Peristiwa yang menewaskan seorang...

MA Kabulkan Kasasi Advokat Noverizky dalam Perkara Melawan Kedubes Arab Saudi

Aliansi.co, Jakarta- Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan advokat Noverizky Tri Putra dalam perkara perdata melawan Kedutaan Besar Arab Saudi terkait sengketa...

Viral Pengacara Muda Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen, Polisi Ungkap Kronologi

Aliansi.co,Jakarta- Kabar meninggalnya pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rocky ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari...