Kamis, April 16, 2026

Usai Upacara 17-an, Munjirin Kerahkan ASN-Lurah hingga PPSU Kerja Bakti di Lokasi Kebakaran Manggarai

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengerahkan jajarannya melakukan kerja bakti di lokasi bekas kebakaran Jalan Sahardjo, Manggarai, Jakarta Selatan, pada Sabtu (17/8/2024).

Kerja bakti massal dilakukan setelah upacara memperingati HUT Kemerdekaan RI di Kantor Wali Jakarta Selatan Jalan Prapanca, Kebayoran Baru.

“Setelah upacara tujuh belasan kita kerja bakti untuk membersihkan sisa-sisa kebakaran di Manggarai,” kata Munjirin dalam keterangannya, Sabtu (17/8/2024).

Munjirin menyampaikan akan mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan mulai dari lurah, camat, pimpinan Suku Dinas hingga Kepala Bagian untuk turun langsung melakukan kerja bakti.

Baca Juga :  Pramono Evaluasi Izin Lapangan Padel Usai Keluhan Warga Cilandak Viral

Selain itu, Petugas Penanganan Sarana Umum (PPSU) dan PJLP dikerahkan dalam kerja bakti tersebut.

“Saya berharap kerja bakti ini bisa membantu warga yang terdampak untuk memulai menata kembali lingkungan sekitar,” ujar Munjirin.

Munjirin menerangkan, Pemkot Jakarta Selatan telah merelokasi 44 KK atau 189 jiwa warga terdampak kebakaran Manggarai, ke tempat tinggal sementara di Rusun Pasar Rumput.

Ia pun berharap warga terdampak kebakaran yang masih menempati tenda pengungsian mau direlokasi secara bertahap di rusun.

Baca Juga :  Pramono Lantik 100 Pejabat Fungsional, Dorong Jakarta Masuk 50 Besar Kota Global

“Insyaallah, kita relokasi secara bertahap untuk tinggal sementara di Rusun Pasar Rumput. Alhamdulillah saat ini sudah 44 KK atau sekitar 189 jiwa yang kita relokasi,” ujarnya.

Munjirin mengatakan 44 KK yang direlokasi menempati unit kamar tipe 36.

Kamar tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas kasur, AC, kipas angin, hingga lemari.

“Relokasi di sini untuk bisa tinggal dengan tenang, nyaman, bisa mengatur anaknya sekolah kembali. Yang bekerja bisa bekerja dengan normal kembali, jadi kehidupannya bisa tertata dengan baik,” tuturnya.

Baca Juga :  Investasi di Jaksel Tembus Rp 40,5 Triliun, Realisasi Teratas di Provinsi DKI Jakarta

Dia menerangkan, pihaknya bakal membahas lebih lanjut terkait lamanya waktu warga menempati rusun.

Menurutnya, hal terpenting semua warga terdampak bisa mendapatkan tempat yang lebih layak dan bisa beraktivitas kembali hingga beberapa bulan ke depannya.

“Nanti mengenai waktu kita akan beritahukan kembali. Yang terpenting warga aman, nyaman dan bisa kembali memulai aktivitas,” imbuhnya.

“Kalau semua warga yang terdampak mau ke sini, monggo. Karena pada dasarnya, kita ingin warga nyaman,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...