Sabtu, Oktober 17, 2026

Usai Upacara 17-an, Munjirin Kerahkan ASN-Lurah hingga PPSU Kerja Bakti di Lokasi Kebakaran Manggarai

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengerahkan jajarannya melakukan kerja bakti di lokasi bekas kebakaran Jalan Sahardjo, Manggarai, Jakarta Selatan, pada Sabtu (17/8/2024).

Kerja bakti massal dilakukan setelah upacara memperingati HUT Kemerdekaan RI di Kantor Wali Jakarta Selatan Jalan Prapanca, Kebayoran Baru.

“Setelah upacara tujuh belasan kita kerja bakti untuk membersihkan sisa-sisa kebakaran di Manggarai,” kata Munjirin dalam keterangannya, Sabtu (17/8/2024).

Munjirin menyampaikan akan mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan mulai dari lurah, camat, pimpinan Suku Dinas hingga Kepala Bagian untuk turun langsung melakukan kerja bakti.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Garap 90 RW Kumuh, Sudin PRKP: Ada Jembatan Antar Kampung

Selain itu, Petugas Penanganan Sarana Umum (PPSU) dan PJLP dikerahkan dalam kerja bakti tersebut.

“Saya berharap kerja bakti ini bisa membantu warga yang terdampak untuk memulai menata kembali lingkungan sekitar,” ujar Munjirin.

Munjirin menerangkan, Pemkot Jakarta Selatan telah merelokasi 44 KK atau 189 jiwa warga terdampak kebakaran Manggarai, ke tempat tinggal sementara di Rusun Pasar Rumput.

Ia pun berharap warga terdampak kebakaran yang masih menempati tenda pengungsian mau direlokasi secara bertahap di rusun.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Bentuk Tim Survei Teknis Usulan Musrenbang, Begini Arahan Wali Kota Munjirin

“Insyaallah, kita relokasi secara bertahap untuk tinggal sementara di Rusun Pasar Rumput. Alhamdulillah saat ini sudah 44 KK atau sekitar 189 jiwa yang kita relokasi,” ujarnya.

Munjirin mengatakan 44 KK yang direlokasi menempati unit kamar tipe 36.

Kamar tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas kasur, AC, kipas angin, hingga lemari.

“Relokasi di sini untuk bisa tinggal dengan tenang, nyaman, bisa mengatur anaknya sekolah kembali. Yang bekerja bisa bekerja dengan normal kembali, jadi kehidupannya bisa tertata dengan baik,” tuturnya.

Baca Juga :  Polisi di Bogor Hantam Ibu Kandung Pakai Tabung Gas hingga Tewas, Begini Kronologisnya 

Dia menerangkan, pihaknya bakal membahas lebih lanjut terkait lamanya waktu warga menempati rusun.

Menurutnya, hal terpenting semua warga terdampak bisa mendapatkan tempat yang lebih layak dan bisa beraktivitas kembali hingga beberapa bulan ke depannya.

“Nanti mengenai waktu kita akan beritahukan kembali. Yang terpenting warga aman, nyaman dan bisa kembali memulai aktivitas,” imbuhnya.

“Kalau semua warga yang terdampak mau ke sini, monggo. Karena pada dasarnya, kita ingin warga nyaman,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...