Rabu, Juni 10, 2026

Pengembangan Park and Ride Lebak Bulus Bakal Pakai Uang Investor, Perencanaan Proyek Dimatangkan

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Pengembangan kawasan Park and Ride Lebak Bulus akan segera memasuki tahap pencarian investor.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama PT MRT Jakarta tengah mematangkan perencanaan proyek yang nantinya dibiayai melalui investasi swasta guna mendukung integrasi transportasi dan pengembangan kawasan transit di Jakarta Selatan.

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan proses perencanaan saat ini sedang diselesaikan oleh PT MRT Jakarta.

Setelah rampung, tahapan berikutnya adalah melakukan market sounding untuk menjaring calon investor yang berminat membangun kawasan tersebut.

“Tahap ini PT MRT sudah melakukan perencanaan, dan tentu kami juga sudah diskusikan terkait dengan bagaimana pengembangan kawasan. Setelah perencanaan yang sekarang disusun difinalisasi, itu akan masuk ke tahapan kedua bagaimana mencari investor,” kata Syafrin saat meninjau kawasan Park and Ride Lebak Bulus bersama staf khusus gubernur, PT MRT Jakarta, dan jajaran Dinas Perhubungan, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga :  Tinggalkan Jakarta, Pramono Perjalanan Dinas Selama Tujuh Hari, Kemana?

Menurut Syafrin, pengembangan kawasan Lebak Bulus menjadi sangat strategis karena merupakan lokasi stasiun awal MRT Jakarta.

Karena itu, konsep pembangunan tidak hanya berfokus pada fungsi transportasi, tetapi juga integrasi dengan kawasan sekitar.

“Pengembangan kawasan Lebak Bulus ini menjadi sangat strategis karena di sini adalah stasiun awal MRT Jakarta. Oleh sebab itu, kami memberikan perhatian khusus agar setiap pengembangan di kawasan atau di area ini terintegrasi secara utuh dengan lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kawasan tersebut dirancang agar masyarakat dapat berpindah moda transportasi dengan mudah dan nyaman.

Integrasi antara fasilitas transportasi dan kawasan sekitar diharapkan menciptakan mobilitas yang lebih lancar bagi pengguna.

“Jadi tidak hanya dilihat dari fungsi transportasi, tetapi bagaimana fungsi transportasi terintegrasi dengan kawasan, sehingga mobilitas masyarakat baik itu yang berada di kawasan ini ataupun yang akan beraktivitas di kawasan ini seluruhnya seamless pergerakannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Geger Babi Hitam Keluyuran Terekam CCTV, Netizen: Depok Jadi-jadian Part 2

Selain meningkatkan kenyamanan mobilitas, pengembangan kawasan juga diharapkan menghadirkan lingkungan yang lebih tertata.

“Dan tentu ini akan membuat kawasan ini menjadi kawasan yang nyaman, tertib, dan humanis bagi setiap masyarakat,” lanjut Syafrin.

Ia menambahkan, keberadaan Park and Ride menjadi bagian penting dalam mendukung layanan MRT Jakarta.

Pengembangan tersebut sejalan dengan program Gubernur DKI Jakarta untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi menuju pusat kota.

“Layanan MRT itu harus bisa didukung dengan penyediaan lokasi Park and Ride. Harapannya dengan disiapkan lokasi Park and Ride yang memadai, maka masyarakat yang akan menuju ke pusat kota itu memarkirkan kendaraannya di lokasi ini, kemudian naik MRT ataupun TransJakarta ke pusat kota,” katanya.

“Dengan demikian, volume kendaraan yang masuk ke pusat kota dapat ditekan sehingga berdampak pada perbaikan kualitas lingkungan dan pengurangan kemacetan,” sambungnya.

Baca Juga :  WJS Peduli Ramadan, Jurnalis Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Terkait rencana pembangunan, Syafrin mengungkapkan kawasan Park and Ride Lebak Bulus akan memiliki kapasitas besar dengan pembangunan gedung parkir bertingkat serta area parkir terbuka.

“Ya sesuai dengan perencanaan di kawasan ini akan dibangun lokasi Park and Ride. Kapasitasnya cukup masif karena akan ada gedung parkir dan juga secara pelataran,” ujarnya.

Tak hanya itu, kawasan di sisi selatan Lebak Bulus juga direncanakan berkembang menjadi area mixed-use yang menggabungkan berbagai fungsi dalam satu kawasan.

Kendati demikian, kata Syafrin, jadwal pembangunan masih menunggu selesainya perencanaan dan proses penjaringan investor.

“Setelah ini perencanaan difinalisasi oleh rekan-rekan PT MRT, kemudian akan dilakukan market sounding untuk mencari investor yang akan masuk melakukan pembangunan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...